Yakin Mau Pisah dengan Pasangan? Simak Dulu 5 Hal Ini | JawaPos.com

Yakin Mau Pisah dengan Pasangan? Simak Dulu 5 Hal Ini | JawaPos.com

JawaPos.com – Berpisah merupakan masa-masa terberat bagi pasangan. Pasca perpisahan pun semakin berat untuk melupakannya. Maka jangan dulu bicara pisah atau setelah berpisah, baru berniat memutuskan berpisah pun rasanya begitu sulit.

Sebab, untuk berpisah tentu seseorang sudah melalui proses berpikir dan pertimbangan yang matang. Maka ketika galau atau bimbang mau berpisah atau bertahan, coba perhatikan alasannya lima kondisi yang dicontohkan oleh Cosmopolitan, Jumat (20/7).

Bertahanlah jika : Seseorang merasa sulit melupakan bayang-bayang kebahagiaan bersama pasangan. Tertawa bersama, panjat tebing, dan jalan-jalan di akhir pekan, hingga keadaan tersulit. Jika hal itu masih membuat Anda sulit melepaskan diri dari dia, itu mungkin menjadi tanda untuk melanjutkan atau bertahan saja.

Atau, bertahan saja jika : Jika hanya bosan atau jenuh dengan rutinitas bersama pasangan, maka lecutkanlah aktivitas bersama. Cobalah untuk melakukan variasi kencan malam, memilih hobi baru, atau memperluas kelompok teman untuk menjalin ikatan dengan sesuatu yang baru bersama.



Berpisahlah jika : Pasangan seringkali memicu kemarahan. Ketika merasa seperti akan berteriak setiap kali pasangan mulai bicara, maka hubungan sudah tak sehat. Jika kehadirannya secara irasional mengganggu bahkan pada hari-hari baik, itu masalah yang jauh lebih besar.

Atau bertahanlah jika : ada sesuatu yang lebih dalam dari hubungan. Saat stres dengan pekerjaan atau atasan, ada pasangan yang mau mendengarkan kekesalan atau membagi solusinya.

Berpisahlah jika : Sudah tak ada gairah atau waktu untuk berhubungan seks. Itu pertanda buruk. Jika Anda tidak lagi dapat menikmati bahkan merasakan kepuasan seksual dengan pasangan, pasti ada sesuatu yang salah.

Bertahanlah jika : Anda masih menikmati hubungan secara fisik dengan pasangan. Tentukan apakah Anda masih bisa bertahan atau berpaling dari pasangan untuk mendapatkan kenyamanan. Sebab masalah seksual tak hanya sekadar bosan, tetapi ada banyak faktor seperti tekanan, stres, kelelahan, tuntutan eksternal. Ini semua mengambil banyak energi emosional dan fisik. Obat-obatan seperti antidepresan juga dapat memengaruhi dorongan seksual.

Berpisahlah jika : Justru Anda lebih suka berkumpul dengan teman-teman dan enggan memperbaiki komunikasi atau hubungan dengan pasangan. Sengaja bergaul kongkow dengan teman dan melupakan pasangan. Tentu itu masalah buruk.

Bertahanlah jika : Anda benar-benar hanya merindukan teman-teman. Sehingga berkumpul dengan teman hanya untuk mengisi rasa penat tanpa mengabaikan pasangan. Antara pasangan dan sahabat bisa seimbang perhatiannya.

Berpisahlah jika : Perkelahian yang terjadi begitu menyakitkan. Kekerasan , bertengkar, hingga saling menghina tentu membuat hubungan tak sehat. Ketika rasa hormat sudah terkikis, maka sulit dipertahankan.

Bertahanlah jika : Saat pertengkaran bisa diatasi. Adu argumen bisa diselesaikan dengan tenang. Saling menghormati dan menghargai setiap perbedaan pendapat. (ika/Marieska)

(ika/JPC)