WOW ! Youtuber Cilik Berusia 6 Tahun Ini Mampu Beli Gedung Ratusan Juta

MALANG- Seorang gadis cilik berusia 6 tahun membeli sebuah gedung yang mahal di daerah Distrik Seoul. Boram seorang youutuber cilik asal Korea Selatan yang memiliki subscriber lebih dari 31 ribu pengikut.

Menurut pemberitaan Asiaone (30/7) sejak tahun 2016, penonton mengunjungi channelnya untuk menotnon gadis ini me-review mainan sampai kehidupan keluarganya. Ia memiliki dua Youtube Channel, Boram Tube ToysReview dan Boram Tube Vlog yang rata-rata ia mendapatkan sekitar Rp.58 Juta rupiah dari sana. Pada bulan April Boram dan keluarganya membeli lima toko bangunan di Gangnam dan merogoh sekitar Rp.154 Juta Rupiah, menurut laporan Mail Business Newspaper.

Pada tahun 2017, Save The Children Korea mengajukan tuntutan terhadap orangtua Boram karena memfilmkan Boram, dan dapat membuatnya tertekan dan stress. Dalam sebuah video memperlihatkan gadis itu dengan skenario mencuri uang dari dompet ayahnya, berpura-pura sedang melahirkan, yang seharusnya dijadikan dokumentasi pribadi.

Menurut The Korea Herald, Pengadilan Keluarga Seoul menguatkan tuduhan tersebut. Boram bukan satu-satunya anak yang mendapat sorotan. Pada bulan April, sebuah video klip sempat viral, dalam video tersebut seorang wanita Tiongkok kedapatan menendang putrinya yang berusia tiga tahun. Hal itu memicu amarah para netizen di media sosial karena tindakan wanita tersebut.

Ada lagi, Niuniu seorang model anak yang terkenal, ditendang selama pemotretan karena dia “terlalu lelah untuk tampil.” Ibunya juga kedapatan memukulnya dengan gantungan pakaian. Ibu Niuniu meminta maaf atas tindakannya, dan mengatakan bahwa dia mencintai anaknya dan tidak berniat menyakitinya. Suaminya memiliki pekerjaan dan keluarganya tidak bergantung pada Niuniu untuk mencari nafkah, tambahnya.

Tapi netizen meragukan kata-katanya, dan mulai mengajukan pertanyaan tentang hukum pekerja anak di negara itu. China memiliki industri pakaian anak yang sedang booming di mana model anak papan atas dapat memperoleh mencapai 2Milyar setiap tahun, menurut laporan South China Morning Post

Meskipun beberapa orang tua mengatakan bahwa mereka mendaftarkan anak-anak mereka untuk menjadi model untuk belajar bagaimana menjadi lebih percaya diri dan jadi pribadi yang ramah, masyarakat telah menyuarakan keprihatinan atas perawatan anak-anak, serta mempertanyakan apakah gaji yang besar adalah motivasi bagi para orang tua.

Penerjemah : Angelia Wijaya
Foto : Istimewa