Wow, 300 Seniman Menari Tujuh Jam di Alun-Alun Merdeka

Siang ini (30/4) sebanyak 300 penari unjuk kebolehan di Alun-Alun Merdeka. Tak tanggung-tanggung, mereka bakal menari selama tujuh jam. Mulai pukul 13.00 hingga 20.00 nanti.

MALANG KOTA – Hari Tari Dunia (World Dance Day) diperingati dengan meriah di Kota Malang.

Siang ini (30/4) sebanyak 300 penari unjuk kebolehan di Alun-Alun Merdeka. Tak tanggung-tanggung, mereka bakal menari selama tujuh jam. Mulai pukul 13.00 hingga 20.00 nanti.

Para wisatawan yang tengah melewatkan liburan panjang akhir pekan bisa datang untuk menikmati keindahan gerak gemulai penari yang berpadu dengan gamelan dan musik modern.

Kegiatan yang diselenggarakan Sanggar Tari Karawitan Asri Kusuma Universias Negeri Malang (UM) itu juga bakal menghadirkan fire dance alias tarian api di puncak acara.

“Peringatan Hari Tari Dunia tahun ini kami kemas lebih lama, kalau 2016 lalu hanya lima jam menari, tahun ini tujuh jam. Komunitas yang terlibat pun lebih banyak,” ujar Aurum Corolla Naafi’kajaya, ketua pelaksana kegiatan. Berbagai tari tradisional dan kontemporer dihadirkan di hadapan ratusan pengunjung alun-alun.



Misalnya tari Adigang Adigung Adiguna yang menceritakan sekumpulan prajurit sedang berlatih kanuragan di halaman istana. Juga tari teatrikal yang mengisahkan pertemuan Tunggul Ametung dengan Ken Dedes. Ada pula tari klasik Jaran Monel yang energik.

Pewarta: Nurlayla Ratri
Foto: Nurlayla Ratri