Wisatawan Membludak, Kota Batu Darurat Kantong Parkir

KOTA BATU – Dari data Polres Kota Batu, selama lebaran rata-rata kendaraan yang masuk dan keluar Kota Batu mencapai 6000-8000 unit per hari, mulai dari sepeda motor hingga bus. Situasi ini kemungkinan juga akan dirasakan 1-2 minggu mendatang saat musim libur sekolah. Tapi sayang, di saat panen wisatawan seperti ini, Kota Batu masih minim fasilitas penunjang diantaranya lahan parkir.

Saat ini, Polres Kota Batu tengah berusaha menghadap pemerintah kota (pemkot) untuk mengusulkan 3 kantong parkir. Sebab menurutnya, lahan parkir di Kota Batu tidak dapat mengatasi kendaraan yang masuk dan dapat menimbulkan kemacetan. “Saya sarankan ibu wali dan pemkot untuk menyiapkan kantong parkir,” tegasnya

Menurut Kapolres Kota Batu, AKBP Budi Hermanto, daerah yang paling crowded dan saat ini butuh lahan parkir adalah Jalan Panglima Sudirman, Jalan Trunojoyo dan Jalan Imam Bonjol.

“Disitu kan banyak pertokoan, banyak resto yang mereka tidak punya lahan parkir. Kita tidak boleh mematikan usaha mereka, maka solusi terbaik adalah mengelola lahan kosong untuk dijadikan tempat parkir,” sambung pria yang akrab disapa Buher ini.

Apalagi menurutnya dalam waktu dekat kemungkinan Kota Batu akan kembali diserbu wisawatan pada pekan liburan sekolah. Sehingga kendaraan yang masuk akan kembali meningkat dan butuh lahan parkir. “Sekitar 1-2 minggu lagi masuk musim liburan sekolah,” tambah Buher.



Ia berharap dengan adanya pembangunan kantong parkir, maka daerah ramai sekitar Lippo Plaza, Alun-alun Kota Batu, dan sekitarnya memiliki trotoar yang bersih dari tempat parkir. Ia mencontohkan Malioboro, Yogyakarta yang memiliki banyak kantong parkir di keramaian dan mendesain trotoar yang indah.

“Masih kita rumuskan, di sini kan banyak seniman, bagaimana nanti trotoar semakin indah. Termasuk trafict light masih kami pertimbangkan bagaimana agar menarik sehingga pengguna jalan tidak menerobos atau melanggar,” tandasnya.

Pewarta: Rida Ayu
Foto: Rubianto
Penyunting: Fia