Wisatawan Asing Singapura, Korsel dan Tiongkok Liburan Natal ke Batam

JawaPos.com – Lonjakan kedatangan wisatawan asing ke Batam, khususnya dari Singapura mulai dirasakan sejak Minggu ketiga Desember 2018 ini. Kondisi ini diprediksi akan berlangsung hingga libur Tahun Baru 2019 mendatang.

Peningkatan kunjungan warga Singapura ini, berbanding lurus dengan tingkat kunjungan warga Batam ke Singapura. Hal itu disampaikan Manager Operasional PT Sinergy Tarada, Rizan Nika Astaga pengelola Pelabuhan Internasional Batam Centre, Batam.

Nika mengatakan, jumlah warga Indonesia yang pergi ke Singapura melalui pelabuhan ini tidak sebanyak warga Singapura yang datang ke Batam. Namun, kecenderungan keduanya hampir sama.



Biasanya, orang atau wisatawan asal Singapura yang datang ke Batam akan tinggal untuk beberapa hari baru kemudian pulang. Sama dengan warga Indonesia yang juga menginap ketika berkunjung ke Singapura.

Kondisi ini, lanjut Nika, menjadi salah satu sebab ramainya pelabuhan pada momen libur internasional seperti Natal dan Tahun Baru ini. “Jadi mereka sama. Sama-sama keluar negeri, sama-sama kembali. Ramailah pelabuhan,” kata Nika ketika ditemui, Selasa (25/12).

Saat ini, selain warga asli Singapura, kedatangan turis asing juga berasal dari Korea Selatan dan Tiongkok. Mereka datang melalui Singapura. Intensitas kunjungan wisatawan dari dua negara ini, diakui Nika, cukup signifikan dalam menyumbang angka kunjungan wisatawan asing ke Batam dan Kepri secara umum.

Melalui travel agen, para turis ini rutin datang ke Batam hampir setiap bulannya. “Memang akhir-akhir ini kunjungan wisatawan asing cukup banyak, kita tidak tahu pasti alasannya, mungkin ini efek dari program pariwisata yang memang mulai dijalankan Batam,” kata Nika lagi.

(bbi/JPC)