25.9 C
Malang
Rabu, Februari 28, 2024

Kampoeng Heritage Kajoetangan Mulai Dikunjungi Wisatawan Lagi

MALANG KOTA – Tingkat kunjungan wisatawan ke Kampoeng Heritage Kajoetangan perlahan membaik. Wisata yang menyuguhkan bangunan bersejarah di dalam kampung itu bisa panen ratusan wisatawan dalam sehari. Berbeda dengan dua tahun terakhir yang bisa sama sekali tak ada kunjungan wisatawan.

Penjaga Loket Masuk Kampoeng Heritage Kajoetangan Astufah mengatakan, kini per hari ada 200 sampai 500 wisatawan yang berkunjung ke sana. Jumlah itu naik drastis ketimbang tahun lalu yang hanya bisa menggaet 50 wisatawan per hari.

”Kini per bulan saja ada 6 ribu pengunjung ke sini, ada berkahnya juga karena di dalam gang ada kafe dan beberapa spot foto yang diburu wisatawan,” jelas Astufah, kemarin.

Baca Juga:  Pelaku Wisata Minta Akses Wisata Bromo via Malang Segera Dibuka

Kafe-kafe dengan tema heritage yang ada di dalam kampung menjadi daya tarik pengunjung terutama dari kalangan anak muda.

”Sekarang ada 4 kafe milik warga sini di dalam dan jadi buruan wisatawan,” imbuh dia.

Sementara untuk warung- warung biasa masih belum ada peningkatan penjualan yang signifikan, sehingga warga juga masih belum terlalu berani untuk membuka bisnis di tempat tersebut.

”Tapi pengunjung yang ngopi itu terkadang ramai sampai malam, jadi beberapa warga ada yang terganggu,” ungkapnya.

Meskipun Kajoetangan menjadi  tempat wisata baru, namun tetap saja tempat tersebut merupakan permukiman warga. Untuk itu pihaknya membatasi keramaian di dalam kampung maksimal hingga jam 22.00 saja.

Baca Juga:  Protokol Kesehatan Terpenuhi, Wisata Gunung Banyak Dibuka lagi

Tingkat kunjungan yang mulai naik itu tentu mendongkrak keseluruhan jumlah wisatawan ke kawasan Kajoetangan Heritage. Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang mencatat sepanjang Januari hingga Mei, Koridor Kajoetangan telah dikunjungi oleh sebanyak 110 ribu lebih wisatawan.

”Jadi per hari ada 22 ribu pengunjung datang ke sana, entah di pedestrian maupun ke dalam kampungnya,” kata Kepala Disporapar Kota Malang Baihaqi.

Baihaqi menyebut pada Mei lalu jumlah wisatawan mencapai 29 ribu orang. Ia mengungkapkan angka tersebut lebih tinggi dibanding dengan kunjungan pada saat tahun baru Januari lalu. Tingginya angka kunjungan tersebut didukung dengan beberapa hari libur yang menjadi long weekend(dur/adn)

MALANG KOTA – Tingkat kunjungan wisatawan ke Kampoeng Heritage Kajoetangan perlahan membaik. Wisata yang menyuguhkan bangunan bersejarah di dalam kampung itu bisa panen ratusan wisatawan dalam sehari. Berbeda dengan dua tahun terakhir yang bisa sama sekali tak ada kunjungan wisatawan.

Penjaga Loket Masuk Kampoeng Heritage Kajoetangan Astufah mengatakan, kini per hari ada 200 sampai 500 wisatawan yang berkunjung ke sana. Jumlah itu naik drastis ketimbang tahun lalu yang hanya bisa menggaet 50 wisatawan per hari.

”Kini per bulan saja ada 6 ribu pengunjung ke sini, ada berkahnya juga karena di dalam gang ada kafe dan beberapa spot foto yang diburu wisatawan,” jelas Astufah, kemarin.

Baca Juga:  Parkir Dua Shaf di Jalan MGR Sugiyopranoto Bikin Macet

Kafe-kafe dengan tema heritage yang ada di dalam kampung menjadi daya tarik pengunjung terutama dari kalangan anak muda.

”Sekarang ada 4 kafe milik warga sini di dalam dan jadi buruan wisatawan,” imbuh dia.

Sementara untuk warung- warung biasa masih belum ada peningkatan penjualan yang signifikan, sehingga warga juga masih belum terlalu berani untuk membuka bisnis di tempat tersebut.

”Tapi pengunjung yang ngopi itu terkadang ramai sampai malam, jadi beberapa warga ada yang terganggu,” ungkapnya.

Meskipun Kajoetangan menjadi  tempat wisata baru, namun tetap saja tempat tersebut merupakan permukiman warga. Untuk itu pihaknya membatasi keramaian di dalam kampung maksimal hingga jam 22.00 saja.

Baca Juga:  Lahan Perumahan Disoal, Begini Kata Bos Prima Ragil Permai Malang

Tingkat kunjungan yang mulai naik itu tentu mendongkrak keseluruhan jumlah wisatawan ke kawasan Kajoetangan Heritage. Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang mencatat sepanjang Januari hingga Mei, Koridor Kajoetangan telah dikunjungi oleh sebanyak 110 ribu lebih wisatawan.

”Jadi per hari ada 22 ribu pengunjung datang ke sana, entah di pedestrian maupun ke dalam kampungnya,” kata Kepala Disporapar Kota Malang Baihaqi.

Baihaqi menyebut pada Mei lalu jumlah wisatawan mencapai 29 ribu orang. Ia mengungkapkan angka tersebut lebih tinggi dibanding dengan kunjungan pada saat tahun baru Januari lalu. Tingginya angka kunjungan tersebut didukung dengan beberapa hari libur yang menjadi long weekend(dur/adn)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/