26 C
Malang
Rabu, April 10, 2024

Protokol Kesehatan Terpenuhi, Wisata Gunung Banyak Dibuka lagi

KOTA BATU – Setelah mengalami penutupan, objek wisata paralayang Gunung Banyak kembali dibuka untuk pengunjung. Pembukaan ini menyusul penambahan syarat protokol kesehatan yang telah dipenuhi oleh pengelola.

Koordinator Wisata (korwis) Gunung Banyak, Fredrik Dwi Pamungkas mengatakan, protokol kesehatan di Gunung Banyak sudah mendapat sertifikasi layak buka dari Dinas Pariwisata Kota Batu. Protokol kesehatan seperti tempat cuci tangan tersedia di setiap sudut Gunung Banyak.

”Dari loket depan pembayaran, suhu tubuh pengunjung sudah dicek dengan suhu maksimal 37 derajat celcius,” katanya saat dihubungi via telepon, Rabu kemarin (2/9).

Dia menambahkan, pengunjung juga wajib memakai masker selama berada di Kawasan Wisata Gunung Banyak. Tidak hanya itu, terdapat bilik disinfektan yang digunakan pengunjung sebelum memasuki wisata paralayang. Sebagai langkah penanganan darurat, di sana juga terdapat ruang isolasi bagi pengunjung yang merasa sakit.

Baca Juga:  Dosen UB Latih Bahasa Mandarin Puluhan Penggiat Wisata Malang

Mengenai izin buka selama new normal, Fredrik menuturkan, sudah pernah didatangi Satuan Gabungan (satgas) Covid-19 dan Polres Kota Batu. ”Sekitar bulan Juni sudah ditinjau Satgas Covid dan Polres Batu untuk kelayakan bukanya,” tuturnya.

Untuk jumlah pengunjung, Wisata Gunung Banyak membatasinya sampai 50 persen. Jumlah maksimal yang harus dipenuhi sekitar 1.000 pengunjung saat ini. Kendati demikian, realisasinya selama new normal ini hanya sekitar 80-150 pengunjung.

Dua wahana yang ada di Gunung Banyak yakni Omah Kayu dan Taman Langit juga sudah dibuka untuk umum. Protokol kesehatan juga sudah disiapkan demi mencegah penyebaran Covid-19. Ditanyai mengenai wahana baru, Fredrik masih tetap mempertahankan wahana lama.

Baca Juga:  Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Unikama Raih Hibah Merdeka Belajar

Terpisah, Grebbi Erandi Putra salah satu pengunjung mengatakan, senang paralayang dapat dibuka kembali. Menurutnya, dia dapat menikmati keindahan Kota Batu setelah sekian lama tidak berwisata. ”Senang dapat kembali menikmati udara pegunungan dan melihat orang melakukan paralayang,” ungkap pria asal Kota Batu tersebut.

Pewarta: Aditya Novrian

KOTA BATU – Setelah mengalami penutupan, objek wisata paralayang Gunung Banyak kembali dibuka untuk pengunjung. Pembukaan ini menyusul penambahan syarat protokol kesehatan yang telah dipenuhi oleh pengelola.

Koordinator Wisata (korwis) Gunung Banyak, Fredrik Dwi Pamungkas mengatakan, protokol kesehatan di Gunung Banyak sudah mendapat sertifikasi layak buka dari Dinas Pariwisata Kota Batu. Protokol kesehatan seperti tempat cuci tangan tersedia di setiap sudut Gunung Banyak.

”Dari loket depan pembayaran, suhu tubuh pengunjung sudah dicek dengan suhu maksimal 37 derajat celcius,” katanya saat dihubungi via telepon, Rabu kemarin (2/9).

Dia menambahkan, pengunjung juga wajib memakai masker selama berada di Kawasan Wisata Gunung Banyak. Tidak hanya itu, terdapat bilik disinfektan yang digunakan pengunjung sebelum memasuki wisata paralayang. Sebagai langkah penanganan darurat, di sana juga terdapat ruang isolasi bagi pengunjung yang merasa sakit.

Baca Juga:  KPCPEN Respon Cepat Kondisi Peningkatan Kasus Covid-19

Mengenai izin buka selama new normal, Fredrik menuturkan, sudah pernah didatangi Satuan Gabungan (satgas) Covid-19 dan Polres Kota Batu. ”Sekitar bulan Juni sudah ditinjau Satgas Covid dan Polres Batu untuk kelayakan bukanya,” tuturnya.

Untuk jumlah pengunjung, Wisata Gunung Banyak membatasinya sampai 50 persen. Jumlah maksimal yang harus dipenuhi sekitar 1.000 pengunjung saat ini. Kendati demikian, realisasinya selama new normal ini hanya sekitar 80-150 pengunjung.

Dua wahana yang ada di Gunung Banyak yakni Omah Kayu dan Taman Langit juga sudah dibuka untuk umum. Protokol kesehatan juga sudah disiapkan demi mencegah penyebaran Covid-19. Ditanyai mengenai wahana baru, Fredrik masih tetap mempertahankan wahana lama.

Baca Juga:  Viral! Model Cantik Rusia Pose Bugil di Atas Gajah Saat di Bali

Terpisah, Grebbi Erandi Putra salah satu pengunjung mengatakan, senang paralayang dapat dibuka kembali. Menurutnya, dia dapat menikmati keindahan Kota Batu setelah sekian lama tidak berwisata. ”Senang dapat kembali menikmati udara pegunungan dan melihat orang melakukan paralayang,” ungkap pria asal Kota Batu tersebut.

Pewarta: Aditya Novrian

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/