29.7 C
Malang
Jumat, Februari 9, 2024

Kampung Warna-warni ”Panen” Wisatawan

MALANG KOTA – Momen libur panjang yang berlangsung sejak 1 hingga 4 Juni banyak dimanfaatkan warga untuk berlibur. Termasuk berkunjung ke kawasan daya tarik wisata (DTW) di Kota Malang. Seperti di Alun-Alun, Kampung Warna-warni, dan Kajoetangan Heritage.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Malang kemarin (2/6), beberapa DTW tampak ramai dikunjungi wisatawan. Baik wisatawan lokal maupun mancanegara. Di Kampung Warna-warni misalnya. Mulai dari Jembatan Brantas hingga Jembatan Kaca Ngalam Indonesia yang menghubungkan dengan Kampung Tridi tampak dipenuhi wisatawan mancanegara.

Ketua Pokdarwis Kampung Warna-warni Agus Kodar mengatakan, dalam beberapa waktu terakhir kunjungan di sana memang meningkat. ”Per hari bisa mencapai 100 orang,” kata dia. Dari ratusan wisatawan yang berkunjung, hampir dua sepertiganya merupakan wisatawan mancanegara.

Baca Juga:  Pesawat Karakter Pokemon Mulai Layani Penumpang Jepang

Dengan meningkatnya kunjungan ke Kampung Warna-warni, Agus bersama perangkat setempat berupaya melakukan perbaikan. ”Harapannya agar wisatawan tetap suka ke sini,” imbuhnya.

Hal serupa juga terlihat di Kajoetangan Heritage. Banyak wisatawan lokal yang masuk untuk sekadar melihat-lihat dan berfoto di sana. Peningkatan kunjungan selama libur panjang juga diamini Ketua Forkom Pokdarwis Kota Malang Ki Demang Isa Wahyudi. ”Peningkatan terakhir sudah mendekati 100 persen. Terutama di beberapa kampung yang menerima kunjungan harian. Seperti Kampung Tridi, Kampung Warna-warni, Kampung Biru Arema, dan Kajoetangan Heritage,” sebutnya.

Dia berharap agar Pemkot Malang bisa terus mendukung kemajuan pariwisata. Misalnya dengan perbaikan sarana prasarana sesuai peraturan yang berlaku. Sehingga seluruh DTW tetap mampu menarik perhatian wisatawan untuk berkunjung. Khususnya di momen libur panjang.

Baca Juga:  Di Kota Batu, Pengguna Internet Naik Drastis

Keramaian wisatawan juga tampak di Alun-Alun Tugu. Banyak wisatawan yang singgah usai memanfaatkan transportasi kereta api.

Pantauan PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 8 Surabaya, pada cuti bersama per tanggal 2 Juni hingga pukul 11.00 WIB, tercatat ada 2.519 orang yang berhenti di Stasiun Malang. ”Jumlah itu meningkat 5 persen dibanding hari yang sama minggu kemarin, yakni 2.444 orang,” sebut Manajer Humas Daop 8 Surabaya Luqman Arif.

Dia menyatakan, jumlah itu masih akan terus berubah. Mengingat masih ada pelanggan yang melakukan pembelian tiket selama libur panjang. Demikian pula untuk masyarakat yang berangkat di Stasiun Malang ke daerah lain. Seperti Jakarta, Yogyakarta, Bandung, Jember, dan Banyuwangi. (mel/by)

MALANG KOTA – Momen libur panjang yang berlangsung sejak 1 hingga 4 Juni banyak dimanfaatkan warga untuk berlibur. Termasuk berkunjung ke kawasan daya tarik wisata (DTW) di Kota Malang. Seperti di Alun-Alun, Kampung Warna-warni, dan Kajoetangan Heritage.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Malang kemarin (2/6), beberapa DTW tampak ramai dikunjungi wisatawan. Baik wisatawan lokal maupun mancanegara. Di Kampung Warna-warni misalnya. Mulai dari Jembatan Brantas hingga Jembatan Kaca Ngalam Indonesia yang menghubungkan dengan Kampung Tridi tampak dipenuhi wisatawan mancanegara.

Ketua Pokdarwis Kampung Warna-warni Agus Kodar mengatakan, dalam beberapa waktu terakhir kunjungan di sana memang meningkat. ”Per hari bisa mencapai 100 orang,” kata dia. Dari ratusan wisatawan yang berkunjung, hampir dua sepertiganya merupakan wisatawan mancanegara.

Baca Juga:  Unggul Adu Penalti dengan BM 2 Surabaya,SSB Arunda FC Jawarai Arunda Cup 2022

Dengan meningkatnya kunjungan ke Kampung Warna-warni, Agus bersama perangkat setempat berupaya melakukan perbaikan. ”Harapannya agar wisatawan tetap suka ke sini,” imbuhnya.

Hal serupa juga terlihat di Kajoetangan Heritage. Banyak wisatawan lokal yang masuk untuk sekadar melihat-lihat dan berfoto di sana. Peningkatan kunjungan selama libur panjang juga diamini Ketua Forkom Pokdarwis Kota Malang Ki Demang Isa Wahyudi. ”Peningkatan terakhir sudah mendekati 100 persen. Terutama di beberapa kampung yang menerima kunjungan harian. Seperti Kampung Tridi, Kampung Warna-warni, Kampung Biru Arema, dan Kajoetangan Heritage,” sebutnya.

Dia berharap agar Pemkot Malang bisa terus mendukung kemajuan pariwisata. Misalnya dengan perbaikan sarana prasarana sesuai peraturan yang berlaku. Sehingga seluruh DTW tetap mampu menarik perhatian wisatawan untuk berkunjung. Khususnya di momen libur panjang.

Baca Juga:  Di Kota Batu, Pengguna Internet Naik Drastis

Keramaian wisatawan juga tampak di Alun-Alun Tugu. Banyak wisatawan yang singgah usai memanfaatkan transportasi kereta api.

Pantauan PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 8 Surabaya, pada cuti bersama per tanggal 2 Juni hingga pukul 11.00 WIB, tercatat ada 2.519 orang yang berhenti di Stasiun Malang. ”Jumlah itu meningkat 5 persen dibanding hari yang sama minggu kemarin, yakni 2.444 orang,” sebut Manajer Humas Daop 8 Surabaya Luqman Arif.

Dia menyatakan, jumlah itu masih akan terus berubah. Mengingat masih ada pelanggan yang melakukan pembelian tiket selama libur panjang. Demikian pula untuk masyarakat yang berangkat di Stasiun Malang ke daerah lain. Seperti Jakarta, Yogyakarta, Bandung, Jember, dan Banyuwangi. (mel/by)

Artikel Terkait

Terpopuler

Artikel Terbaru

/