Waswas TPA Tlekung Overload, Beli Incinerator Rp 6 Miliar

AMONG TANI – Inovasi untuk mengatasi masalah sampah terus dikeluarkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu. Salah satu yang akan dilakukan untuk menangani sampah pada 2020 mendatang adalah dengan alat incinerator.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batu Arief As Siddiq menyatakan, rencananya memang akan mengadakan alat Incinerator pada 2020. ”Nantinya di semester 1 (2020) akan direncanakan pengadaan alat itu (incinerator) sebanyak 5 unit,” kata dia.

Sedangkan untuk semester 2 pada 2020, targetnya 20 alat incinerator. Incinerator sendiri adalah tungku pembakaran untuk mengolah limbah padat, yang mengonversi materi padat (sampah) menjadi materi gas dan abu.

”(Alat ini) untuk mendukung program kegiatan TPS 3R (reduce, reuse, recycle) di setiap desa. Itu mesinnya diperkirakan bisa menghabiskan anggaran Rp 6 miliar untuk seluruh TPS 3R,” terangnya.

Lebih lanjut, pada 2018 lalu program untuk menangani sampah adalah membangun TPS 3R di setiap 19 desa dan 5 kelurahan. Namun, baru ada 6 TPS 3R, empat di antaranya di Temas, Dadaprejo, Pandanrejo, dan Sumberejo.

”Solusinya adalah setiap desa dibangun TPS 3R serta mengadakan alat pengolahan sampahnya, yakni incinerator,” jelas Arief. Untuk membuat TPS 3R di seluruh desa dan kelurahan, jelas Arief, di tahun ini juga telah dianggarkan Rp 5 miliar.

Nah, jika ada TPS 3R di setiap desa dan kelurahan serta tambahan alat incinerator ini, diharapkan mampu mengoptimalkan penanganan sampah. Serta bisa mereduksi volume sampah yang dikirim ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tlekung.

Sebab, jika tidak ada pengurangan volume sampah yang dibuang, maka TPA dengan luas 4,5 hektare itu akan overload atau tidak mampu menampung sampah lagi. ”Sampah yang masuk ke TPA Tlekung sehari bisa 60 ton, jika weekend (atau musim liburan) bisa 80 ton,” kata dia.

”(Jika volume sampah tidak berkurang), satu tahun lagi TPA Tlekung kemungkinan tidak bisa digunakan lagi karena overload,” lanjut mantan kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan (Diskumdag) Kota Batu tersebut.

Pewarta : Nugraha
Copy Editor : Amalia Safitri
Penyunting : Aris Dwi Kuncoro