Waspada, Penyakit Ini Jadi Ancaman Ketika Terjebak di Gua

Waspada, Penyakit Ini Jadi Ancaman Ketika Terjebak di Gua

JawaPos.com – Caving termasuk salah satu cabang olahraga ekstrem yang digeluti sebagian orang. Jenis olahraga ini selain menguras tenaga juga memiliki risiko cukup tinggi, sebagaimana yang pernah dialami 12 anak-anak anggota tim sepak bola dan seorang pelatihnya asal Thailand. Mereka terjebak di dalam Gua Tham Luang, Thailand selama lebih dari dua pekan.

Ketika terjebak itu ada beberapa risiko yang harus diwaspadai. Mulai dari penyakit langka dan hal-hal buruk lainnya. Adapun beberapa penyakit yang khas adalah histoplasmosis, rabies, dan demam kambuh.

Ricardo Pereira Igreja, seorang Dokter dan Profesor Penyakit Menular di Brasil mengungkapkan, para penjelajah gua cenderung mengenyampingkan waspada terhadap penyakit tersebut. Mereka lebih fokus memperhatikan kebutuhan tali yang bagus dan lampu dengan sorot yang baik.

Lebih jauh Dokter asal Universitas Federal Rio de Janeiro mengatakan, orang-orang di seluruh dunia kini menjelajahi gua untuk alam dan ekologi. Bagi sebagian orang lainnya hal tersebut menjadi spiritual. “Hal itu bagus meski tetap terdapat beberapa ancaman,” ungkapnya seperti yang dilansir WIRED.

Igreja melakukan survei terhadap penyakit-penyakit yang muncul di gua-gua klasik dan yang muncul pada 10 Juni Wilderness and Environmental Medicine. Pihaknya telah mengumpulkan galeri fauna gua yang menyinggung, bersama dengan kiat tentang cara terhindar penyakit saat merayap di antara stalagmit.

Sebanyak 500.000 turis umum mengunjungi Taman Nasional Carlsbad Caverns di New Mexico setiap tahunnya. Mereka berkunjung untuk wisata meski tak sedikit dari mereka yang merupakan pecinta alam.

Untuk masuk ke dalam gua, mereka bahkan harus merangkak melewati kotoran dan lumpur dan mencari celah kecil agar tidak terserang kelelawar ataupun, hewan pengerat, kutu, dan serangga lainnya yang hidup di dalam gua.

(trz/JPC)