Wasir Bisa Sebabkan Nyeri dan Anemia, Perhatikan Gejalanya

Kondisi ini muncul saat terjadi peningkatan tekanan pembuluh darah vena disekitar pinggang, karena konstipasi, kebiasaan mengejan saat buang air besar, kelebihan berat badan serta kehamilan. Dokter Spesials Bedah Klinik Rumah Wasir dr. Firdaus SpB menjelaskan lebih jauh apa itu wasir.

Bagaimana Wasir Menyerang?

Ilustrasi: Alat Bedah Wasir
(Istimewa/Klinik Rumah Wasir)

Tekanan yang terus menerus tersebut selanjutnya melemahkan jaringan pendukung pembuluh darah di sekitar anus, serta mengakibatkan pelebaran dan pembengkakan pembuluh darah. Jika pembengkakan terjadi di dalam disebut sebagai wasir internal dan jika pembekakan pembuluh darah terjadi di luar sekitar anus disebut sebagai wasir eksternal.

Diperkirakan sebanyak 50 persen dari populasi yang berumur lebih dari 50 tahun menderita hemoroid derajat sedang hingga berat.

“Pada kasus yang berat, perdarahan lebih mungkin terjadi, terutama saat buang air besar, perdarahan ini selanjutnya mengakibatkan masalah kesehatan lain berupa nyeri dan anemia,” ujar Firdaus dalam keterangan tertulis, Selasa (24/10).

Nyeri

Nyeri sering muncul saat penderita wasir duduk, atau saat buang air besar, ini terjadi terutama pada penderita wasir derajat sedang hingga berat yang disertai perdarahan. Atau pada penderita wasir internal yang mengalami prolaps, namun prolaps tersebut terjepit di spingter (bantalan anus) setelah buang air besar.

“Cepitan inilah yang kemudian menimbulkan sensasi nyeri karena airan darah terhenti,” jelas Firdaus.

Hal ini dikuatkan oleh penelitian yang dilakukan Isselbacher tahun 2000, yang menyebutkan bahwa prolaps yang sudah terinfeksi akan menimbulkan rasa nyeri yang hebat dan akan terjadi pendarahan yang banyak.

Solusi Nyeri

Pembedahan menjadi salah satu solusi yang dapat mengatasi masalah ini. Fibrosis jaringan sekitar anus juga menjadi penyebab terjadinya nyeri pada penderita hemoroid. Adanya fibrosis mengakibatkan anus kehilangan elasitisitasnya untuk membuka dan menutup. Infeksi juga dapat menimbulkan nyeri yang cukup hebat pada penderita hemoroid, terlebih jika infeksi tersebut menyebabkan pembentukan nanah.

Anemia

Anemua merupakan masalah kesehatan yang terjadi ketika sel-sel darah merah (eritrosit) dan/atau Hemoglobin (Hb) yang sehat dalam darah berada di bawah nilai normal. Hemoglobin adalah bagian utama dari sel darah merah yang berfungsi mengikat oksigen. Jika seseorang kekurangan sel darah merah, maka sel-sel dalam tubuh tidak akan mendapatkan oksigen yang cukup, akibatnya dapat menimbulkan gejala, meliputi lemah, letih dan lesu.

Anemia pada pasien hemoroid terjadi saat perdarahan terus menerus dan terjadi dalam waktu yang lama. Adanya anemia, menambah kompleksitas pengobatan hemoroid bagi dokter, tak hanya memberikan terapi hemoroid saja, dokter harus melakukan tatalaksana anemia.

“Biaya pengobatan menjadi lebih besar. Adanya anemia, juga dikatakan sebagai indikasi pasien untuk segera melakukan pembedahan untuk kasus hemoroid yang dialaminya,” katanya.


(ika/JPC)