Wartawan Radar Dapat Reward dari Kapolres Sinergi Jawa Pos

Setiap bulan Polres Jember memberikan reward kepada anggota yang berprestasi, atau warga yang berprestasi membantu tugas kepolisian. Tetapi polres juga memberikan punishment bagi yang membuat  pelanggaran. Dari sepuluh orang yang mendapat penghargaan, di antaranya 4 anggota polres, 5 warga, dan 1 wartawan. 

Dari sepuluh yang menerima reward masing-masing AKP Suhartanto (Kapolsek Tempurejo)  yang telah berani untuk melakukan penyelamatan kepada empat orang. Dari empat orang yang warga yang terjebak di dalam lubang sepanjang 18 meter berhasil dievakuasi. Suhartanto tanpa menggunakan alat bantuan dan bisa menyelamatkan satu orang yang masih hidup dari lubang di Bukit Mandigu, Dusun Kemirisongo, Desa Lampeji, Kecamatan Mumbulsari. Sedangkan tiga orang lainnya juga berhasil dikeluarkan dari lubang meskipun dalam kondisi tidak bernyawa. 

Dengan kenekatannya tersebut Kapolsek Tempurejo layak untuk diberikan reward. Selain itu Aiptu Hasan Afandi, Kanit Intelkam Polsek Sukorambi, yang berhasil mengamankan warga yang kedapatan menyimpan senjata api rakitan. Juga Bripka Dani Anton, anggota Polsek Sempolan, Silo, yang juga sebagai Babinkamtibmas Desa Garahan. 

Dengan inovasinya, yang bersangkutan mengumpulkan beberapa mantan napi yang ada di desa tersebut. Dari beberapa mantan napi tersebut bisa sadar atau kembali ke jalan yang benar setelah disiapkan puluhan ekor kambing untuk dipelihara. “Sehingga mereka tidak lagi melakukan hal hal  yang melanggar hukum, tetapi mereka bisa sadar,” ujar Kusworo.   



Selain itu penghargaan serupa diberikan kepada Brigpol Agus Sugiarto, anggota Polsek Tempurejo, yang juga menjadi Babinkamtibmas Desa Curahtakir.  Setiap hari dia harus sudah siap di pinggir Sungai Curahtakir saat banjir. Agus harus menggendong siswa SDN Curahtakir 06 yang hendak ke sekolah, dan harus menyeberangkan, karena tidak adanya Jembatan.  

Sedangkan kelima orang lainnya yakni dua anggota SAR Rimba Laut, dua orang warga dan satu anggota Perhutani Jember. Kelima orang tersebut ikut dalam proses evakuasi keempat orang warga Desa Subo dan warga Desa Jatian, Kecamatan Pakusari yang terjebak di dalam lubang. Tanpa disuruh dan tanpa menggunakan alat bantu mereka nekat masuk ke dalam lubang bersama Kapolsek Tempurejo.

Sementara reward juga diberikan kepada jurnalis adalah Jumai, 51, wartawan Jawa Pos Radar Jember yang telah mengangkat nama Polres Jember. Dari tulisan itu berkisar tentang prestasi dan inovasi Bripka Deni Anton inovasinya untuk mencegah kejahatan. Atas upayanya tersebut pihaknya memberikan penghargaan kepada anggota dan warga tersebut.

 Kusworo berharap semoga anggota yang mendapatkan reward ini memberikan dorongan semangat dan motivasi bahwa siapa pun bisa mendapatkan penghargaan. “Asalkan mereka berprestasi dan inovasinya memberikan contoh bagi anggota dan warga yang lainnya,” pungkas Kusworo.

(jr/jum/das/JPR)