Warna Stadion Gajayana Kembali ke Khas Arema

Warna Stadion Gajayana segera berubah total. Dari yang sebelumnya didominasi warna hijau, kini sedang dicat warna khas Arema, yaitu biru dan merah. Perubahan warna ini dimaksudkan agar penampilan stadion  sesuai warna kebanggaan Arek Malang (Arema).

MALANG KOTA – Warna Stadion Gajayana segera berubah total. Dari yang sebelumnya didominasi warna hijau, kini sedang dicat warna khas Arema, yaitu biru dan merah. Perubahan warna ini dimaksudkan agar penampilan stadion  sesuai warna kebanggaan Arek Malang (Arema).

Menurut  Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Malang Nuzul Nur Cahyo, pengecatan stadion ini dianggap sebagai bagian renovasi yang penting. Sebab, cat di stadion itu mulai kusam. Menurut dia, di dindingnya juga ditemukan banyak coretan sehingga merusak keindahan stadion tertua di Kota Malang itu. ”Pemilihan cat sesuai dengan warna Arema, yaitu biru dan merah,” kata Nuzul kemarin siang (4/11).

Nuzul menyatakan, pengerjaan renovasi ini sudah dimulai sejak September 2017. Pada November ini, pengerjaan sudah mencapai 60 persen. Itu dibuktikan dengan penyelesaian pengecatan tampilan luar stadion. ”Kami tuntaskan hingga akhir tahun 2017,” ucap dia.

Saat ditanya berapa anggaran yang digunakan untuk merenovasi markas kedua Arema FC di Liga 1 ini, Nuzul menyatakan, tidak ingat nominalnya. ”Saya nggak hafal, Mas. Nanti salah kalau mengira-ngira saja,” terangnya.

Dia melanjutkan, renovasi juga dilakukan di bagian dalam stadion, seperti penambahan gorong-gorong. Itu untuk mengantisipasi genangan air saat musim hujan. Selain itu, juga dilakukan perbaikan di ruang ganti pemain hingga ruang media. ”Kami mencoba memenuhi standardisasi yang telah ditentukan agar di stadion ini semakin nyaman untuk gelaran laga-laga liga nasional,” ujar Nuzul.



Dia juga menambahkan, selain pengecatan dan renovasi di bagian dalam stadion, pihaknya juga merenovasi lapangan tenis dan basket yang berada di kompleks Stadion Gajayana tersebut.

Pewarta : Aris Syaiful
Penyunting : Kholid Amrullah
Copy Editor : Dwi Lindawati
Fotografer : Bayu Eka