Warga Lampura Ditemukan Membusuk

Saat ditemukan, warga Desa Tanjungiman Blambanganpagar Lampung Utara itu ditemukan dalam posisi tidur terlentang dikasur. Saat ditemukan, tubuhnya telah membengkak dan mengeluarkan bau busuk.

Supriyanto (65), suami Tuti (61) adik pemilik kamar kos adalah orang yang pertama kali melihat jasad Siti Aisyah.

“Saya lihat korban dari atap genteng, sehingga saya pun terpaksa naik ke atas melihatnya,” kata Supriyanto di tempat lokasi penemuan mayat sebagaimana dilansir Radar Lampung (Jawa Pos Group), Minggu (10/12).

Setelah itu, sambungnya, sejumlah warga dan penghuni kosan berusaha membuka pintu kamar kos Siti Aisyah. Sebab pintu kamar Siti tidak bisa terbuka, meski sudah menggunakan kunci serep, karena dikunci juga oleh korban dari dalam.”Jadi, pintunya terbuka setelah kami dobrak dan disaksikan petugas polisi, ” ungkapnya



Saat ditemukan kondisinya sudah membusuk dan sudah membengkak. ”Jenazah dievakuasi dan dibawa ke rumah Sakit, untuk dilakukan visum,” katanya.

Petugas Instalasi Forensik dan kamar jenazah RSUD dr. H. Abdul Moeloek (RSUDAM) Dedi mengatakan, berdasarkan hasil visum di tubuh Siti tidak ditemukan adanya tanda-tanda luka kekerasan.Namun petugas forensik belum memberikan kepastian mengenai penyebab kematian korban.

“Kami tidak bisa menduga-duga apa penyebab kematian korban, yang jelas hasil visum tidak ada tanda-tanda kekerasan, ” terang Dedi.

Kapolsek Kedaton Kompol Bismark mengatakan berdasarkan keterangan saksi bahwa dari bagian arah dalam kamar kos Korban tercium bau khas busuk. Sehingga salah satu saksi melihat dari arah atas plafon kamar kosan korban, dan melihat korban terlentang di spingbed dalam kondisi kondisi sudah bau dan membengkak.


(nas/jpg/JPC)