Warga Ciracas yang Tewas Ternyata Ditembak Oknum Polisi






JawaPos.com – Kematian AS warga kawasan Ciracas, Jakarta Timur akhirnya terungkap. Setelah sebelumnya, korban dikira sebagai korban peluru nyasar dari oknum polisi berinisial AL, 25. Ternyata, korban dan penembak memang ada konflik sebelum kejadian nahas tersebut.





Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan keduanya sudah saling kenal sejak duduk di bangku Sekolah Menengah Atas dan sudah berkonflik sejak itu. Sesaat sebelum ia tewas, ada pergumulan, dimana AL datang ke kontrakan Ade bersama dua rekannya.





“Bukan salah tembak ya. Jadi memang sudah ada bibit-bibit permusuhan di antara keduanya. Karena anggota ini terdesak dan jatuh, makanya melepaskan tembakan ke atas,” kata Argo, Selasa (6/11).





Jasad Ade sendiri kini sudah diotopsi di Rumah Sakit Polri Kramat Jati. Peluru yang bersarang dibagian belakang kepala Ade sendiri sudah dikeluarkan dan diperiksa oleh Pusat Laboratorium Forensik Polri.





Polisi menyebut keluarga korban telah mereklakan Ade dan menerima kejadian ini sebagai suatu musibah. Tapi, AL sendiri hingga kini masih diperiksa intensif oleh Propam Polda Metro Jaya. Hal itu dilakukan untuk menentukan apa yang akan didapat AL atas perbuatan itu.





“Untuk anggota (yang menembak) akan kami periksa secara internal,” pungkasnya.






(wiw/dik/JPC)