Wanita Berdegan Threesome Kena Parafilia

Perbuatan perempuan yang melakukan eksploitasi seks itu dapat dikategorikan sebagai penyimpangan seksual terhadap anak di bawah umur atau disebut dengan parafilia.

“Parafilia menunjuk pada objek seksual yang menyimpang, misalnya dengan benda atau anak di bawah umur, serta aktivitas seksual yang menyimpang lainnya seperti memamerkan alat genital,” ujar Psikolog Brawijaya Health Center Nuran Abdat kepada JawaPos.com, Jumat (5/1).

Penyimpangan seksual adalah aktivitas seksual yang dilakukan seseorang untuk mendapatkan kenikmatan seksual dengan tidak sewajarnya. Parafilia merupakan penyimpangan dari objek atau situasi yang disukai.

Salah satu bentuk penyimpangan seksual dari parafilia yaitu “Pedofilia (pedhopilia)” adanya perasaan dorongan seksual yang kuat dan melibatkan aktivitas seksual dengan anak-anak yang usianya di bawah 13 tahun. Seorang pelaku pedofil adalah orang dewasa dengan usia di atas 16 tahun dan mempunyai umur paling sedikit 5 tahun lebih tua daripada anak.

Pelaku pedofil mayoritas adalah laki-laki. Akan tetapi, tidak menutup kemungkinan adanya pelaku pedofil wanita. Pelaku sendiri biasanya mengajak anak dengan membujuk atau menjanjikan untuk mendapatkan hal yang menyenangkan baginya, dapat berupa hadiah barang atau uang, serta membantu melakukan aktivitas atau hal yang diharapkan anak.

Beberapa pelaku pedofilia dapat memenuhi kebutuhan seksualnya dengan membuka pakaian anak-anak. Sebagian pedofilia melampiaskan seksualnya dengan melakukan tindakan ekshibisionisme (senang mempertontonkan kemaluannya).

“Seperti mencium dan menyentuh alat kelamin anak, memaksa melakukan aktivitas oral-genital, serta berusaha untuk memaksakan hubungan seksual melalui vagina dan anal,” ujar Nuran.

Dari video tersebut ada kecenderungan wanita dewasa memiliki penyimpangan seksual parafilia. Maka dari itu, Nuran menyarankan butuhnya komunikasi yang baik dalam pasangan maupun keluarga.

“Upayakan untuk mengkomunikasikan kejadian yang ada setiap harinya dengan pasangan dan anak, hal ini akan sangat membantu kita untuk lebih sensitif meninjau setiap situasi yang ada. Be aware & Don’t be silent about it, stop sexual abuse,” pungkasnya.


(rgm/JPC)