Wall Climber UIN Yogyakarta dan STAIN Bengkalis Riau Raih Medali Emas Pertama di PIONIR IX

KOTA MALANG – Hari ini (16/7) sebanyak 46 peserta PIONIR (Pekan Ilmiah Olahraga Seni dan Riset) IX UIN Malang adu cepat pada cabang olahraga (cabor) panjat dinding kategori speed. Ada 25 peserta putra dan 21 peserta putri yang mengikuti cabang ini.

Dari 46 peserta itu akhirnya terjaring 6 pemenang yang keluar hari ini sebagai juara panjat dinding kategori speed. Sebelumnya peserta diseleksi menjadi 16 besar, 8 besar, kemudian mengerucut menjadi 4 besar. Rata-rata waktu tempuh panjat 3 pemenang kategori putra antara 11 – 15 detik. Sedangkan putri rata-rata 25-30 detik.

Juara pertama panjat dinding kategori speed putri ialah Ayi Muthi Nahdiyanti dari UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta dengan catatan waktu 25 detik. Mahasiswa semester 11 Pendidikan Fisika ini mengatakan bahwa prestasinya hari ini merupakan penutup yang manis untuk masa studinya yang akan segera berakhir.

“Alhamdulillah bisa mencapai titik ini. Meskipun ini lecet lihat, semua yang main di sini rata-rata ya tangannya kayak gini, diplester. Ada juga yang kakinya berdarah, tapi kita kan strong!,” ungkap mahasiswa berkerudung itu.

Sementara untuk kategori putra diraih mahasiswa STAIN Bengkalis Riau bernama Faisal Perwira dengan catatan waktu tercepat, 11 detik. Ia bersyukur bisa membawa nama Pulau Sumatera merajai ajang ini. Padahal, ia hanya melakukan latihan selama 2 minggu saja.



“Alhamdulillah senang dan bersyukur bisa membuktikan kehebatan Sumatera. Tadi pas final terakhir kayak udah nggak ada tenaga sama sekali,” ungkap mahasiswa jurusan ekonomi syariah ini.

Untuk selanjutnya besok (17/7) cabor panjat dinding akan kembali dilaksanakan untuk kategori lead. Berbeda dengan kategori speed. Kategori tersebut bukan mematok kecepatan. Namun seberapa banyak point dinding yang ia capai.

Pewarta: Rida Ayu
Foto: Rida Ayu
Penyunting: Fia