Waketum PAN Salahkan Korban Intimidasi CFD Pakai Kaos #DiaSibukKerja

Wakil Ketua DPR, Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional Taufik Kurniawan meminta publik adil melihat dugaan aksi intimidasi di CFD, akhir pekan lalu.

Memang, pada saat itu orang-orang yang memakai kaus #2019GantiPresiden diduga mengintimidasi massa yang mengenakan kaus #DiaSibukKerja. Akan tetapi, Wakil Ketua Umum PAN itu tetap ingin publik melihat permasalahan ini secara objektif.

“Tapi yang dipojokkan terus aksi ganti presiden. Padahal dua-duanya sama-sama pakai kaus yang saling mendukung pihak tertentu. Jadi ini harus disadari,” ujar Taufik Kurniawan di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (2/5).

Ilustrasi car free day (CFD) di Jalan MH Thamrin, Jakarta.
(dok. RADAR MALANG ONLINE)

Taufik juga gerah dengan adanya upaya mendiskreditkan kelompok #2019GantiPresiden hanya lantaran ada seorang ibu dan anak yang dipersekusi di arena CFD. Menurutnya, jangan hanya karena persoalan si ibu dan si anak itu, lantas semua pihak melihat dari satu sisi saja.

“Jangan pula karena ada korban anak yang menangis di situ, direkam, terus anak kecil itu kan juga pakai (kaus). Kita harus fair jangan sampai asas keadilan informasi ke masyarakat hanya satu pihak,” katanya.

Taufik mengatakan, aksi massa memang sulit dicegah. Oleh karena itu, orang yang memakai kaus itu (#DiaSibukKerja yang jadi korban) juga harus mengerti risiko yang didapat, meski perbedaan pandangan memang harus diterima.

“Kalau memang enggak mau berisiko jangan pakai kaus yang mengundang provokasi di masyarakat,” tegasnya.

Taufik menjelaskan dirinya tidak dalam posisi mendukung siapa pun. Namun, dia melihat saat ini gerakan #2019GantiPresiden sedang disudutkan, hanya karena dugaan intimidasi di arena CFD, Minggu lalu.

“Kecuali si ibu dan anak tidak menggunakan kaus. Pakai baju sipil dihajar dan diintimidasi,” pungkasnya.

Sebelumnya, sebuah video sempat viral di media sosial YouTube yang memperlihatkan sejumlah orang memakai kaus #2019GantiPresiden di acara car free day (CFD) di Sudriman-Thamrin, Minggu (29/4) diduga mengintimidasi sejumlah orang menggunakan kaus bertuliskan #DiaSibukKerja.

Dalam video berdurasi 2 menit 26 detik itu, kelompok orang berkaus #2019GantiPresiden tampak meneriaki orang memakai kaus #DiaSibukKerja. Tak cuma menyoraki, massa berkaus #2019GantiPresiden juga terlihat mengeluarkan uang ditujukan kepada massa berkaus #DiaSibukKerja sambil bertanya ‘Dibayar berapa sih?’.

Menjelang akhir video, ada seorang perempuan berkaus #DiaSibukKerja diduga juga mendapatkan perlakuan intimidasi. Anak lelaki yang dibawanya sempat menangis.?


(ce1/gwn/JPC)