Wajah Caleg Ikut Jadi Pertimbangan Pemilih

MALANG KOTA – Pemilihan alat peraga  kampanye (APK) yang tepat bisa meningkatkan ketertarikan warga dalam menentukan caleg yang bakal dicoblos. Membuat tulisan cetak, seperti brosur, disukai oleh calon pemilih dibanding  jenis alat sosialisasi yang lain. Tak hanya itu, wajah caleg juga menjadi pertimbangan pemilih saat mencoblos.

Hal ini berdasarkan hasil survei Adiwangsa Research and Consultant bahwa 50 persen warga Malang Raya lebih suka caleg bersosialisasi dengan menggunakan media yang dicetak. ”Warga lebih tertarik dengan sesuatu yang bisa dibaca. Artinya, harus dicetak,” kata Direktur Adiwangsa Research and Consultant Mahatva Yoga, usai rilis hasil survei, kemarin.

Tak hanya itu, masih kata dia, ada beberapa alasan warga memilih caleg dalam pemilu mendatang. Di antaranya, ideologi partai, kenal dengan calegnya, caleg terkenal, caleg loyal, dan suka memberi uang. ”Ada juga faktor caleg cantik dan tampan, tapi masuk urutan kesebelas,” imbuhnya.

Menurut Yoga, isu korupsi masih menjadi ”jualan” yang menarik  bagi caleg baru. Namun, caleg harus bisa meyakinkan agar dirinya tak mengulangi masa lalu (tsunami politik). ”Kejadian itu (tsunami politik) membuat warga ingin ada perubahan. Tingkat partisipasinya kalau pemilu dilakukan sekarang, sampai 85 persen,” ungkap alumnus Universitas Brawijaya (UB) ini.

Sementara itu, Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat (Parmas) Kota Malang Ashari Husen menyatakan, pihaknya mengapresiasi survei yang dilakukan lembaga tersebut. Sehingga, pihaknya bisa mengetahui langkah-langkah untuk menekan angka golput. ”Hasil ini juga akan kami jadikan pijakan untuk menentukan langkah agar partisipasi warga lebih baik lagi,” terang alumnus IKIP Budi Utomo Malang ini.

Pewarta               : Imam Nasrodin
Copy Editor         : Amalia Safitri
Penyunting         : Ahmad Yani