Waduh, Lebih dari 100 Anak Perempuan Hilang

Waduh, Lebih dari 100 Anak Perempuan Hilang

Penduduk mengatakan, para gadis dan guru melarikan diri. Namun ketakutan semakin berkembang mengenai keberadaan para siswi. Apalagi satu siswi yang lolos mengatakan, kemungkinan mereka dibawa oleh anggota Boko Haram.

“Kami memiliki banyak alasan mereka dibawa oleh Boko Haram,” kata salah satu siswa yang lolos tersebut, Aisha Yusuf Abdullahi, 16 tahun.

Orangtua dan wali yang cemas berkumpul di sekolah untuk meminta konfirmasi. Gubernur Negara Bagian Yobe, Ibrahim Gaidam mengatakan, lebih dari 50 siswi masih belum diketahui keberadaannya.

“Sebanyak 815 dari 926 murid telah kembali bersekolah. Sisanya hilang, namun belum ada kasus penculikan sejauh ini,” kata Komisaris Polisi Negara Bagian Yobe, Abdulmaliki Sumonu.

Sebelumnya, kelompok Boko Haram menjadi tenar di seluruh dunia pada April 2014, ketika mereka menculik 276 anak perempuan dari sekolah di Chibok, negara bagian Borno.

Sebanyak 57 anak berhasil lolos sejak Mei tahun 2017, 107 berhasil melarikan diri atau  dibebaskan sebagai bagian dari kesepakatan yang ditengahi pemerintah.

Abubakar Shehu, yang keponakannya termasuk di antara orang-orang yang hilang dari Dapchi, mengatakan, pencarian di desa-desa sekitar tidak ada hasil. “Kami memiliki ketakutan, kami akan menghadapi skenario Chibok lain,” katanya.


(iml/JPC)