Wabah Virus Corona, Warga Malang Diimbau Tak ke China

Photo : New York Times

MALANG KOTA – Mewabahnya virus Corona di China menjadi perhatian masyarakat dunia dalam beberapa waktu belakangan.

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang pun mewanti-wanti warga untuk tidak bepergian dulu ke China. Terutama ke Wuhan, lokasi di mana Corona mewabah.

“Walau belum ada kasus virus corona di Kota Malang, tapi kita minta masyarakat lebih waspada. Jika ingin travelling sebaiknya hindari dulu daerah-daerah yang tersebar virus untuk antisipasi saja,” tukas Kepala Bidang P2P (Pencegahan dan Pengendalian Penyakit) Dinkes Kota Malang, dr Husnul Muarif, Jumat, (24/1).

Ya, daerah Wuhan, China memang tercatat sebagai daerah yang pertama kali memunculkan virus ini. Virus ini disinyalir bisa menular antar manusia memiliki gejala mirip SARS, yang juga sempat menghebohkan dunia beberapa waktu lalu.

Gejala virus corona sendiri seperti sakit kepala, tenggorokan, hingga demam. Umumnya gejala yang bisa dirasakan seperti terkena flu biasa, hanya saja gejalanya bisa berkembang layaknya MERS dan SARS.

“Kita ingin masyarakat Kota Malang meningkatkan kewaspadaan saja. Karena, virus corona ini sudah menyebar ke beberapa negara asia lain seperti Korea dan Jepang,” lanjut Husnul

Virus ini memang cukup sulit dibedakan dengan gejala infeksi virus Influenza. Coronavirus sendiri adalah virus dari familia Coronaviridae yang dapat menyebabkan penyakit pada manusia dan juga hewan mamalia.

“Kemenkes pusat juga sudah memberikan imbauan atau anjuran kewaspadaan untuk semua warga di seluruh Indonesia. Langkah Kemenkes adalah menyiapkan alat deteksi suhu tubuh atau thermal scanner di pintu-pintu masuk transportasi seperti bandara, stasiun hingga pelabuhan,” tambah Husnul.

Nantinya akan ada screening khusus yang akan dilakukan terhadap warga asing yang akan masuk ke Indonesia atau warga lokal yang baru masuk Indonesia usai bepergian.

Setiap wisatawan yang bakal masuk wilayah di Kota Malang juga akan dilakukan screening. Indikasinya, jika suhu tubuh tercatat ada di angka 38 derajat ke yang bersangkutan harus dipisahkan dan dilakukan screening lanjutan. Kita harus isolasi untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” tandasnya.

Pewarta: Elfran Vido
Foto:

Editor : Indra M