Via Vallen Sukseskan Jalan Sehat BUMN untuk Negeri di Car Free Day Radar Malang

MALANG KOTA – Janji warga Malang Raya akan ”memerahputihkan” arena Car Free Day Radar Malang di Jalan Simpang Balapan kemarin pagi (20/8) benar-benar terpenuhi. Lebih dari 5.000 warga mengikuti event Jalan Sehat BUMN untuk Negeri.

Mereka melintasi rute sejauh 4,8 kilometer dengan start dan finis di CFD Radar Malang, Jalan Simpang Balapan. Sebelum melakukan jalan sehat, peserta disuguhi atraksi pengibaran bendera Merah Putih berukuran 25 meter x 40 meter. Juga ada penampilan marching band, cosplay 879 project, dan 17 kostum Malang Flover Carnival.

Usai jalan sehat, peserta yang berkostum merah dan putih itu mendapatkan suguhan hiburan musik. Salah satunya dari artis dangdut yang sedang kondang: Via Vallen.

Penampilan penyanyi dengan nama asli Maulidia Octavia itu sangat dinantikan ribuan Vianisty (sebutan penggemar Via Vallen) di panggung CFD. Kehadiran artis asal Sidoarjo itu pun membuat arena CFD begitu hangat. Kali pertama menaiki panggung, Via Vallen disambut dengan suara riuh penonton yang sudah sedari tadi (kemarin) menunggu. Ya, para pengunjung CFD tersebut memang sudah sedari pagi menanti kehadiran penyanyi cantik tersebut.

Via membuka penampilannya dengan membawakan lagu berjudul Kimcil Kepolen. Tanpa menunggu aba-aba, seluruh penonton pun turut bernyanyi mengiringi langkah perempuan yang saat itu mengenakan dress selutut dengan corak boneka teddy bear berwarna cokelat menuju ke tengah panggung. Bahkan, mereka hafal setiap lirik dari lagu tersebut.

Sesekali, dia mengarahkan mic-nya ke penonton untuk mendengar suara dari penggemarnya. Pada kesempatan itu, Via juga sempat menyapa para Vianisty yang tidak hanya berasal dari Malang, tapi juga dari beberapa kota lain seperti Pasuruan, Surabaya, dan Blitar.

”Via merasa senang sekali bisa hadir di sini. Apalagi Vianisty dari luar kota juga dibela-belain hingga ke sini,” jelas perempuan yang terkenal dengan lagu berjudul Sayang itu.

Selanjutnya, Via pun melanjutkan penampilan dengan membawakan lagu berjudul Suket Teki. Baru memasuki intro lagu, penonton pun langsung bersorak menandakan lagu tersebut memang yang mereka tunggu-tunggu.
Sontak saja, pada bait pertama lagu itu justru suara penonton yang terdengar lebih keras.

Antusias para Vianisty pun begitu terasa pada acara tersebut. Hal itu terlihat dari euforia penonton yang seperti tidak mempunyai rasa lelah untuk bergoyang. Memasuki lagu satu ke lagu selanjutnya, bukannya semakin sepi, energi mereka justru semakin bertambah. Mereka pun sempat me-request lagu apa yang akan dibawakan selanjutnya.

Via juga sempat terlihat kewalahan menanggapi cuitan dari sisi penonton. Namun, dengan santai dia mengajak ngobrol kerumunan penonton yang berada di depannya itu. Bahkan, Via juga sempat mengajak selfie penonton dengan menggunakan smartphone miliknya.

Pada acara itu, Via total membawakan tujuh lagu. Di antaranya, Asal Kau Bahagia, Bojo Galak, Cerita Anak Jalanan, serta lagu andalannya berjudul Sayang.

Wakil Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Sunarso mengaku sangat bangga bisa menggelar acara di Kota Malang. Apalagi antusiasme masyarakat begitu tinggi. Bahkan, melebihi ekspektasi.

”Malang memang luar biasa. Karena itu tidak salah kami pilih acara tersebut di kota ini,” tandas Sunarso.

Dia menambahkan, acara ini digelar dalam rangka BUMN Hadir untuk Negeri. Selain itu, bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-72 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Dia menerangkan, sebelum menggelar acara tersebut, pihaknya juga telah melaksanakan beberapa kegiatan. Seperti pelaksanaan upacara bendera di 34 provinsi dan program siswa mengenal Nusantara. Selain itu, pihaknya menjalankan program bedah rumah veteran sebanyak 150 unit. Di Malang sendiri ada empat unit rumah yang dibedah.

Sementara itu, rangkaian acara itu pun ditutup dengan acara jalan sehat di CFD ini. ”Tujuannya melibatkan masyarakat untuk aktif menjaga kesehatan dan kebugaran supaya lebih produktif,” jelasnya.

Dia mengungkapkan, jalan sehat tersebut diikuti oleh 5 ribu orang. Pada acara tersebut juga dilakukan kegiatan donasi. Yakni, setiap orang yang ikut jalan sehat menempelkan tangannya di donation wall, di mana setiap cap tangan dihargai Rp 50 ribu oleh BRI sebagai sumbangan.

”Total sumbangan yang diberikan sebesar Rp 250 juta. Itu diberikan untuk meningkatkan sarana pendidikan di Jawa Timur,” ujarnya.

Nantinya, sumbangan itu akan didonasikan ke beberapa titik yang membutuhkan di Jawa Timur. ”Digunakan untuk perbaikan usaha kesehatan sekolah, sarana kamar mandi sekolah, dan juga untuk pengadaan buku bacaan,” jelasnya.

Sunarso menyampaikan, kegiatan seperti ini dilakukan guna menjaga konsistensi serta interaksi dengan masyarakat. ”Itulah yang dimaksud dengan substansi BUMN hadir untuk negeri. Di sini BRI juga berkontribusi,” paparnya.

Acara tersebut dihadiri antara lain Direktur Bank BRI Indra Utoyo, Wakil Dirut Bank BRI Sunarso, SEVP Bank BRI Gunawan Sulistyo, dan Direktur Bank BRI Kuswiyoto. Hadir pula Direktur Perum Jasa Tirta 1 Alfan Rianto, Direktur PT INKA (Persero) Muhamad Nur Sodiq, Direktur PT Garam (Persero) Anang Abdul Qoyyum, dan Bapak Budi Sasongko. Juga hadir Plt Dirut PT SIER-PIER (Persero) Fattah Hidayah, Wali Kota Malang Moch. Anton, Sekretaris Daerah Kota Malang Wasto, jajaran direksi PT BRI, perwakilan dari Kementerian BUMN Hari M. Rochim, Direktur Jawa Pos Radar Malang Kurniawan Muhammad. Dan hadir pula Rektor Unisma Prof Dr Masykuri Bakri.

Pewarta: Fisca Tanjung
Penyunting: Abdul Muntholib
Copy Editor: Dwi Lindawati
Foto: Bayu Eka