Vegetarian Vaganza! Hindari Daging, Banyakin Tempe

KOTA MALANG – Seruan hidup sehat lewat gaya hidup vegetarian diserukan dalam acara Seminar Kesehatan dan Pendidikan yang diadakan di Universitas Ma Chung Kota Malang, Minggu, (10/2) siang ini. Dalam seminar tersebut, dua pakar dihadirkan.

Dr. Susianto, Pakar Gizi Nasional Dan Internasional President of World Vegan Organization membahas tema Gizi Nabati dan Isi Piringku sebagai informasi yang berguna bagi ribuan peserta yang hadir di Balai Pertiwi, Universitas Ma Chung, Kota Malang.

“Kalau boleh membocorkan sedikit rahasia, sebenarnya tempe itu lebih sehat daripada daging,” sebut pakar gizi ini, saat ia membagikan materinya dihadapan peserta.

Jika menengok kadar kolesterol pada makanan per 100 gram, daging sapi dan kambing mengandung 70 miligram, ayam 65 miligram sedangkan tempe dan sayuran mengandung 0 miligram.

Di tengah acara hadir Wali Kota Malang, Sutiaji yang turut hadir bersama Istrinya, Widyawati. Ia mengaku turut mendukung gerakan go vegetarian sebagai salah satu bagian dari upaya mem-branding Kota Malang sebagai Kota Wisata Halal.

“Ya mari kita upayakan bersama-sama, saya selalu mendukung gerakan ini, apalagi sejalan dengan program yang sedang kita upayakan, yakni wisata halal di Kota Malang,” singkat Sutiaji dalam sambutannya di depan para peserta yang hadir.

Acara yang diadakan sejak pukul 9 pagi ini juga turut mengundang Dr Seto Mulyadi S.Psi M.Si, Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia serta Ketua World Vegan Organization Indonesia mengangkat tema Mendidik Dengan Cinta kepada anak.

Tokoh kawakan di bidang perlindungan anak ini lebih sering mengajak audiens bernyanyi bersama. Menurutnya lagu di Indonesia yang khusus dibuat untuk anak-anak masih kurang.

“Saya ingin kita bisa menciptakan banyak lagu khusus anak yang baru, juga agar anak-anak kita tidak menyukai lagu yang tidak seharusnya untuk mereka,” sebutnya. Ia memberi contoh seperti lagu dangdut ataupun lagu pop bertema cinta yang kadang malah lebih disukai.

Acara hasil kerjasama Jawa Pos Radar Malang dengan Indonesian Vegetarian Society (IVS) serta Forum Komunikasi Warga Tionghoa Malang Raya juga menyediakan berbagai menu khas vegetarian di akhir acara yang bisa dicicipi gratis bagi peserta.

Menu seperti mie, bakso, sate jamur, koloke hingga makanan yang menyerupai rendang namun ternyata adalah jamur yang diolah sedemikian rupa bisa dicicipi langsung oleh peserta. Untuk minuman ada pilihan es yang bebas materi hewani macam susu. Menunya macam es tebu, es cincau maupun es sarang burung.

Dalam acara ini, kesadaran untuk memperbanyak konsumsi nabati daripada hewani digalakkan.

Dalam acara ini hadir Ketua Umum Forum Komunikasi Warga Tionghoa Malang Raya (FKWTMR) Linggarjanto Budi Oetomo, Ketua Indonesia Vegetarian Society (IVS) Chapter Malang, Budianto, Ketua Seminar Pendidikan dan Kesehatan Vegetarian Lidya Poula, Rektor Universitas Ma Chung Dr Chatief Kunjaya dan Direktur Jawa Pos Radar Malang, Kurniawan Muhammad.

Pewarta: Elfran Vido
Foto: Elfran Vido
Penyunting : Fia