Varian Rute Bertambah, Singgah KA Lebih Lama

KEPANJEN – Sejak Minggu (1/12) lalu, Kereta Api (KA) Malabar resmi menambah varian rute. Rute Malang–Jakarta kini bakal melewati Bandung. Sebelumnya, rute tersebut hanya melewati jalur Cirebon. Tingginya peminat di jalur tersebut menjadi alasan penambahan rute.

Muhammad Thohir, 55, salah satu calon penumpang mengapresiasi kabar baru tersebut. ”Setiap dua bulan sekali saya harus riwa-riwi Kepanjen–Jakarta untuk memantau cabang bisnis saya. Tapi kadang ke Bandung juga selepas dari Jakarta. Kalau ada rute tambahan begini kan saya lebih enak,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Stasiun Kepanjen Teguh Raharjo mengakui bila animo masyarakat dari Malang Selatan untuk ke Jakarta memang cukup tinggi. ”Iya, memang permintaannya cukup tinggi, karena yang naik bukan hanya dari sekitar Kecamatan Kepanjen saja, tapi juga dari kecamatan sekitarnya. Seperti Gondanglegi, Pagak, dan lainnya,” kata dia. Teguh memperkirakan setiap harinya ada puluhan calon penumpang arah Kepanjen–Jakarta.

Dari total itu, ada pula calon penumpang yang kerap kehabisan tiket. ”Kalau okupansi 3 KA totalnya bisa sampai 100-an (penumpang) dalam sehari. Angkanya memang segitu, karena banyak (penumpang) yang naik dari Stasiun Malang (Kota Baru),” tambah Teguh.

Penerapan varian rute baru tersebut turut berimbas pada waktu pemberhentian KA Malabar di Stasiun Kepanjen. ”Ada 5–10 menit (waktu pemberhentiannya), ini memberikan kesempatan kepada penumpang domisili non-Kepanjen,” imbuhnya. Sebelum ada tambahan varian rute tersebut, KA Malabar jurusan Jakarta hanya berhenti sekitar 3 menitan. 

Pewarta : Biyan Mudzaky
Copy Editor : Amalia Safitri
Penyunting : Bayu Mulya