Usung Simbol Perahu dan Daun Sirih, Desain Gapura Mahasiswa ITN Bakal Diusung Pemkot Pasuruan

MKKOTA MALANG – Tak cuma mengabdi untuk Kota Malang sendiri, kali ini mahasiswa Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang berkontribusi untuk Kota Pasuruan. Lewat keikutsertaan perlombaan desain gapura yang diadakan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).

Menariknya, karya juara 1 lomba desain gapura ini bakal digunakan Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan untuk desain gapura kotanya. Dan prestasi itu diraih oleh mahasiswa Arsitektur ITN Malang, Nico Firmansyah.

Nico berhasil menaklukkan juri menggunakan karya desain bernuansa kelokalan. Detail desain yang ia buat menggunakan elemen khas daun sirih dan gambar perahu. Gapura selebar 2 meter yang ia desain pun sukses memikat juri. Kok bisa?

“Daun sirih ini merupakan simbol batik khas Pasuruan, karena di sini banyak sekali tanaman daun sirih. Kalau gambar kapal atau perahu ini mencerminkan Kota Pasuruan sebagai Kota Pelabuhan Tua,” kata Nico saat diwawancarai, Senin (2/11).

Nico mengatakan dalam perlombaan ini ada 25 peserta yang terlibat. Bahkan ada yang berasal dari kalangan profesional seperti kontraktor. Juri pun memilih 10 besar dan 6 juara.

“Hehe iya (ngalahin kontraktor). Ya awalnya saya dan teman-teman ITN Malang lain cuma sekadar ingin nambah pengalaman. Karena kami di kampus kan dapat teori, di sini kami nambah wawasan soal penerapannya,” beber mahasiswa semester 3 itu.

Selain Nico ada 5 mahasiswa ITN Malang jurusan Arsitektur lain yang ikut dalam kompetisi ini. Yakni Anis Mashudi dan Luqmanul Hakim Angger yang masuk 10 besar. Kemudian, Moh Rikzan Wagianto juara harapan 2 dan Hangga Mahendra juara harapan 1. Sementara Rifa’i Rezaena NF meraih juara 2.

Pewarta: Rida Ayu
Foto: istimewa
Penyunting: Fia