Ustad Bachtiar Nasir Minum Air Kencing Unta, Menkes Kurang Setuju

Ustad Bachtiar Nasir Minum Air Kencing Unta, Menkes Kurang Setuju

Menteri Kesehatan (Menkes), Nila F Moeloek tidak sepaham dengan hal yang dilakukan Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI), Bachtiar Nasir.

Nila menilai air kencing tetap tidak baik bagi tubuh.

Ketua GNPF MUI ketika meminum air kencing unta
(Air kencing unta)

“Dari segi kesehatan, kami dari kedokteran tahu bahwa kencing itu dikeluarkan oleh ginjal dan itu kotor,” tegas Nila.

Sebelumnya, beredar video Ketua GNPF MUI, Bachtiar Nasir. Ketika itu, Bachtiar Nasir minum air seni unta disela-sela kunjugannya ke Arab Saudi.



Nilai lantas mengibaratkan ginjal seperti toilet, dimana setiap kotoran dibuang di tempat itu.

Secara ilmiah, Nila menuturkan hal yang menjadi viral ini harus diteliti dahulu karena air seni merupakan zat-zat sisa yang harusnya dibuang.

“Buangannya itu mentah-mentah kita minum lagi, lah udah dibuang kok diminum lagi?,” kata Nila.

“Tapi memang tak menutup kemungkinan ada (khasiatnya). Tetapi harus diperiksa lebih jauh lagi, bagaimana efek urin jika masuk kembali ke tubuh,” sambung Nila.

Dalam ajaran agama Islam, Nila mengajak masyarakat untuk tak sekadar “Iqra” atau baca, tetapi juga berpikir dalam menentukan suatu keputusan.

Dia mengimbau agar masyarakat juga tidak menerima begitu saja dan mengajak untuk berhati-hati.

“Mungkin ada beberapa zat yang bisa diambil untuk apa, tapi kalo langsung masuk, yuk kita kihat deh kalo kita cek lab urin, pasti kan ada bakterinya,” tutup dia.


(rgm/JPC)