Usia 100 Tahunan, 257 Pohon di Kota Malang Rawan Tumbang

Salah satu sudut di Kota Malang yang ditumbuhi pepohonan

KOTA MALANG – Memasuki musim kemarau, potensi tumbangnya pohon di kawasan Kota Malang mulai meninggi. Hal ini diungkapkan oleh Plt Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Hadi Santoso ketika dikonfirmasi oleh radarmalang.id.

“Potensi pohon tumbang memang cenderung meninggi karena saat ini Kota Malang sedang masa peralihan dari musin penghujan menuju musim kemarau,” papar Soni yang juga Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang. Menurutnya potensi pohon tumbang saat masa peralihan musim diketahui dari data pada tahun sebelumnya.

Untuk itu kata dia, Disperkim akan memantau pohon yang setidaknya berumur 100 tahun keatas. Karena menurutnya pohon yang umurnya di atas 100 perlu mendapatkan perhatian dengan lebih intensif.

“Jadi entah pemangkasan ranting, pengecekan potensi, atau peremajaan akan kita lakukan demi keamanan masyarakat malang sendiri,” jelas Soni. Ia juga menjelaskan bahwa akan terus menekan angka robohnya pohon dengan serius.

Hal ini Soni ungkapkan dengan berkaca kejadian pohon tumbang pada jalan Sulawesi yang kemarin (17/6). Karena akar yang lapuk dan hembusan angin yang cukup kencang akhirnya menbuat pohon trembesi dengan tinggi 15 meter dan lebar 80 cm tumbang.



Dari kejadian tumbangnya tersebut terdapat dua korban luka dan sebuah warung rusak serta dua motor yang rusak. Korban tersebut adalah Rumikah, 54, warga perum Taman Mulyorejo dan menderita luka pada bagian punggung dan kepala, serta Nurcholis, 50, warga Jl. Mergan dan menderita luka yang sama dengan Rumikah.

“Setidaknya kami akan mengecek sekitar 257 pohon di Kota Malang. Mengingat banyak pohon yang berusia 100 tahun ke atas,” papar Soni. Ia menambahkan pihaknya hanya mengecek pohon yang memiliki potensi tinggi untuk tumbang berdasarkan umur dan seringnya terjadi peristiwa pohon pada sebuah kawasan dia tahun-tahun sebelumnya.

Pewarta : Choirul Anwar
Penyunting: Kholid Amrullah
Foto : Choirul Anwar