Usai Tarawih Pengunjung Padati News Cafe Radar Malang Menikmati Sajian Puisi Penyair Pengembara

Tiga penyair saat menyampaikan materi dalam diskusi sastra

KOTA MALANG – Malam ini (18/5), News Cafe Radar Malang dipenuhi masyarakat pecinta sastra. Sambil menikmati secangkir kopi dan camilan yang lezat, pengunjung yang tergolong muda-mudi ini Silahturahmi Sastra bareng 3 penyair.

Ketiga orang tersebut yakni Pegiat Sastra Kalimetro, Faris Naufal, serta Penulis Buku Puisi Pemeluk Angin, Dewi R Maulidah. Sastrawan senior, Penyair Pengembara Asal Magelang, Bambang Eka Prasetya juga turut mengisi silahturahmi sastra bulan ini.

Tamu-tamu spesial itulah yang membuat kafe yang terletak di Jl. Kawi 11B ini menjadi padat pengunjung. Mereka sangat serius mendengarkan sharing session bersama ketiga sastrawan. Sesekali, acara yang di moderatori oleh jurnalis Radar Malang, Fajrus Shiddiq tersebut mengundang gelak tawa pengunjung.

Bambang Eka lebih menekankan sharing soal sastra yang menurutnya sangat pesat begitupula dengan pegias saatra Kalimetro, Faris Naufal. Sesangkan penulis buku puisi Pemeluk angin menjelaskan bahwa sastra khususnya sastra tidak hanya sekedar cahaya, namun juga menjadi penyalur untuk menjelaskan realita dan rasa.

“Ini adalah pertemuan yang santai dan membahagiakan. Kita akan belajar sastra hari ini bukan dengan teori, tapi dengan kacamata seorang praktisi. Sebab saya ini praktisi, bukan akademisi. Jadi akan menjelaskan perkembangan sastra di Indonesia secara real,” ungkap Penyair Pengembara Asal Magelang, Bambang Eka.



Pewarta: Rida Ayu
Penyunting: Kholid Amrullah