Universitas Brawijaya Punya Ide Bangun Fakultas Kedokteran di Kepanjen, Kabupaten Malang

Pendapa Kabupaten Malang di Kepanjen

MALANG – Universitas Brawijaya (UB) Malang sedang mencari lahan baru untuk pengembangan kampusnya. Kabarnya, UB sedang melirik lahan yang berada di Kabupaten Malang. Menurut Kepala Dinas Pertanahan Kabupaten Malang, Subur Hutagalung SH MHum, Universitas Brawijaya sendiri yang mengaku menginginkan lahan di ibukota Kabupaten Malang, dalam hal ini adalah Kecamatan Kepanjen.

“Brawijaya memang mau mengembangkan Fakultas Kedokteran, pinginnya mereka di Ibukota Kabupaten, jadi ya dipilih lahan di Kepanjen itu,” ujar Subur saat ditemui di Dinas Pertanahan Kabupaten Malang, daerah Jalan Sarangan, Kota Malang, Jumat, (12/7).

Lahan yang bakal dihibahkan ini sendiri berada di Kelurahan Kepanjen dan Cepokomulyo, Kabupaten Malang dengan total luas tanah sekitar 28 hektare. Status lahan ini sendiri adalah bekas tanah kas desa atau tanah bengkok.

Menurutnya, kerjasama akademik dengan Pemkab Malang ini juga dalam rangka mengungkit perekonomian di Kepanjen. “Salah satunya dengan adanya investasi, investasi ini sendiri berupa sarana pendidikan,” paparnya. Dengan adanya UB nanti, bukan tidak mungkin bakal banyak tumbuh kos-kosan ataupun rumah kontrakan baru di daerah sana.

Wakil Bupati Malang HM Sanusi meninjau lahan untuk pembangunan kampus UB

Subur juga berucap saat ini masih belum ada universitas negeri ataupun swasta lain yang akan meniru langkah UB lewat Fakultas Kedokterannya yang berencana ekspansi kampus di wilayah Kabupaten Malang. Gedung milik FK yang saat ini ada di Kota Malang memang dikabarkan sudah tidak relevan lagi untuk pengembangan dan pembangunan gedung.

Wakil Bupati Malang, HM Sanusi pun mengatakan rencana ini merupakan hal baik bagi Pemkab Malang jika jadi dilanjutkan. “Paling tidak ada dua keuntungan yang bisa kami dapatkan, yakni tercukupinya kebutuhan calon dokter di Kabupaten Malang, juga pastinya perkembangan ekonomi di sekitar Kepanjen,” papar politikus PKB tersebut.

Pemkab Malang dan Universitas Brawijaya sedang menjadwalkan ulang untuk meninjau lahan tersebut sekaligus silaturahmi setelah kemarin petinggi Universitas Brawijaya termasuk Rektornya batal hadir karena ada tugas mendadak ke Jakarta.

Pewarta: Elfran Vido
Penyunting: Kholid Amrullah
Foto: Humas Pemkab Malang