Unisma Manfaatkan Hibah Dikti Jadi Proyek Wisata Poncokusumo

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Keagamaan dan Publikasi Unisma Dr Ir H Badat Muwakhid MP (tengah) bersama delapan mahasiswa yang merancang pengembangan wisata di Wringinanom, Poncokusumo.

MALANG KOTA – Mahasiswa Universitas Islam Malang (Unisma) kembali menyumbangkan ide dan kreativitas untuk kemajuan masyarakat. Melalui hibah dari Kemenristek Dikti, delapan mahasiswa fakultas peternakan –Tiya Nurul Izzaty, Septian Dwi Hendrawanto, Navis Lailatul Mawaddah, Imam Suprayitno, Daniar Dwi Apsari, Imayana Husnia, Zulkifli Saputra, dan Adriani– akan menggalakkan wisata di Desa Wringinanom, Poncokusumo.
Koordinator tim Tiya Nurul Izzaty mengungkapkan bahwa timnya yang tergabung dari Himaprodi Peternakan Unisma akan mengembangkan wisata di sana dan memberikan penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan untuk masyarakat Wringinanom. ”Dari hasil survei, kebanyakan mereka hanya sebatas menjual bahan mentah. Jadi, kami ingin memberikan pelatihan agar sumber daya alamnya bisa diberdayakan dengan baik,” ujarnya.
Pengembangan wisata menjadi fokus utama mereka agar komoditas sumber daya alam di sana bisa ikut terangkat. ”Di sana ada wisata yang bisa jadi magnet, yakni donat boat river tubing. Jika berhasil mengangkat ini, secara otomatis ekonomi di sekitar juga terangkat. Nah, keterampilan yang akan kami latih yang akan menopangnya,” tandas salah satu anggota tim, Septian Dwi Hendrawanto.
Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Keagamaan dan Publikasi Unisma Dr Ir H Badat Muwakhid MP mengatakan, penggalakan PKM (program kreativitas mahasiswa) memang sangat didorong terus. ”Saat ini, kampus berusaha meningkatkan kualitas maupun kuantitas proposal yang bisa diterima. Harapannya, 50 proposal bisa diterima. Apalagi dengan adanya PKM corner yang sudah mulai berjalan pengerjaannya. Kami optimistis bisa lebih banyak diterima,” ungkap Badat.

Pewarta: Octo Pratama
Penyunting: Yunan Helmi
Foto: Octo Pratama