Unira Bangun Laboratorium Seluas 12 Hektar

KABUPATEN MALANG – Unira (Universitas Islam Raden Rahmat) tengah membangun laboratorium terpusat di wilayah Kecamatan Kepanjen-Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang. Laboratorium ini dibangun di atas lahan seluas 12 hektar.

Laboratorium tersebut nantinya bisa digunakan oleh seluruh prodi Fakultas Sains dan Teknologi (Saintek).

Rektor Unira, Hasan Abadi MAP mengetakan bahwa, pembangunan lab terpusat ini bertujuan agar mahasiswa dan dosen lintas prodi bisa saling bersinergi. Diharapkan, ada penelitian yang mereka lakukan secara bersama-sama.

Dia mencontohkan integrasi antara fakultas pertanian dengan teknik. “Orientasinya adalah agro technology,” kata dia.

Hasan pun berharap, hasil penelitian itu akan memberi dampak kepada masyarakat. Khususnya di Kabupaten Malang. “Terutama di bidang agro,” ujar dia.

Kolaborasi lain yang bisa dilakukan adalah antara Prodi Agroteknologi dan Prodi Informatika. “Contohnya penelitian nanas. Teknologi budidayanya akan dilakukan di lab agroteknologi. Sementara pemasaran, juga aplikasinya akan dibuat Prodi Informatika,” jelas dia.

Lantas, seperti apa progres pembangunan laboratoirum terpusat ini? Hasan menyebut masih sekitar 20 persen.

“Tapi hampir semuanya (gedung) sudah ada pondasi (bangunannya). Di sana juga sudah di tata sistem jalannya. Ada boulevard sepanjang 14 meter untuk menuju kampus itu,” tutur Hasan.

Dia memprediksi, laboratorium terpusat bakal rampung di tahun 2025.

“5 tahun lah. Nanti kalau jadi, kampus satu sebagai kelas dan kampus dua itu jadi labrotariumnya. Supaya belajar di kampus satu praktek langsung di kampus dua,” tukas ia.

Pewarta: Bob Bimantara Leander
Foto: Bob Bimantara Leander

Editor : Indra M