Unikama Ingin Bangun dan Wadahi Ekosistem Startup di Malang

KOTA MALANG – Pusat Bisnis dan Kewirausahaan Universitas Kanjuruhan Malang mengaku punya visi besar kedepan. Kampus yang berlokasi di Sukun, Kota Malang ini berharap kedepan bisa menjalin kerjasama dalam bentuk Pentahelix yang fokus pada bagaimana pengembangan entrepreneurship oleh Akademisi atau kampus, terhadap Business atau dunia bisnis, Community atau komunitas, pemerintahan atau Government, dan Media atau sering disingkat ABCGM.

Bisnis yang sedang dikembangkan oleh para entrepreneur biasanya digunakan akademisi dalam seminar dalam rangka pengembangan bagi akademisi ke depan.

Seperti yang dilakukan Universitas Kanjuruhan Malang. Lewat Business and Enterpreneurship Center (BEC), Unikama ingin implementasikan konsep ini agar dapat dioptimalkan para stakeholders yang relevan dengan pengembangan entrepreneurship di Kota Malang.

“Pentahelix atau lima pilar ini salah satunya ya lewat diskusi dan seminar dengan mendatangkan berbagai praktisi dan pembicara dalam forum seminar itu. Untuk pembicara biasanya founder atau CEO maupun pengusaha, seperti yang kita lakukan ini,” ujar Jacob Win, Kepala Pusat Bisnis dan Kewirausahaan Universitas Kanjuruhan Malang kepada radarmalang.id usai membuka acara bertajuk International Workshop and Public Lecture – How to Build A World Class Startup, yang diadakan di Unikama Selasa, (14/5).


Win berujar lewat acara serupa kedepan, diharapkan mampu dimanfaatkan oleh setiap stakeholders dalam pentahelix untuk membangun entrepreneurship yang seringkali dianggap kurang optimal di negara ini.

“Para enterpreneur juga bisa bertukar pikiran dengan para akademisi lewat seminar yang bisa dijadikan patokan pengembangan usahanya, sementara mahasiswa mendapat ilmu untuk memulai usaha,” tandas Win.

Dengan konsep pentahelix ini, harapan ke depan, Unikama bisa membuat ekosistem di mana nantinya bisa menghasilkan startup yang unggul dan bermartabat di Indonesia.

Pewarta: Elfran Vido
Penyunting: Kholid Amrullah
Foto: Unikama