Umur 18 Tahun, Remaja di Dampit Malang Ini Sudah Lihai Jadi Maling

MALANG – Khoirul Amin sejatinya masih belia, 18 tahun usianya. Tapi dia sudah menjadi buronan 9 kali kasus pencurian dengan 3 lokasi berbeda di daerah Dampit, Kabupaten Malang.

Di kala anak-anak sebayanya menimba ilmu dengan bersekolah, Amin, pemuda asal Kampung Pandan RT 6 RW 2 Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang ini harus berurusan dengan polisi karena ditangkap Anggota Reskrim Polsek Dampit Polres Malang, Rabu, (31/7) sekitar pukul 23.00 WIB malam kemarin. Ia ditangkap di sebuah lokalisasi Bendil daerah Desa Kemulan, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang.

Total tiga TKP sudah dijajaki bocah delapan belas tahun ini di kawasan yang hampir berdekatan. “Benar di daerah Dampit semua, satu di Bengkel Dinamo daerah Jalan Gunung Jati, Dampit, satu di Swalayan Ratu di Jalan Semeru selatan dan terakhir di gudang milik Haji Jun di Pasar Dampit Baru,” papar Kasubag Humas Polres Malang, AKP Ainun Djariyah.

Linggis, kunci leter T, uang sejumlah Rp 200.000 dari sisa penjualan hasil kejahatan pun disita polisi dari tangan tersangka. “Termasuk slayer penutup muka yang biasanya digunakan tersangka,” tambah Ainun.

Perbuatan tersangka tersebut berturut turut ia lakukan pada 20 Juli, 22 Juli, dan 27 Juli 2019 lalu. Amin pun harus diancam hukuman tindak Pidana pencurian dengan pemberatan (Curat) sebagaimana dimaksud dalam pasal 363 KUHP. Tersangka beserta barang bukti kini diamankan di Polsek Dampit guna proses pengembangan dan penyidikan lebih lanjut. Tersangka sendiri diancam hukuman pidana penjara paling lama tujuh tahun penjara.

Pewarta: Elfran Vido
Penyunting: Kholid Amrullah
Foto: Humas Polres Malang