UM Bikin Kelas Penyetaraan Paket di Lapas Lowokwaru

KOTA MALANG – Tak sedikit Warga Binaan (WB) yang tetap ingin mengemban pendidikan di balik jeruji Lembaga Permasyarakatan (Lapas). Untuk itu, Universitas Negeri Malang (UM) pun berinisiatif membuka kelas penyetaraan paket A,B,C di dalam Lapas Kelas I Lowokwaru.

“Kami sudah berunding dengan pihak lapas untuk membuka kelas di sana. Kebetulan ada mantan warga UM juga di sana untuk membantu pengembangan,” terang Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) UM, Prof. Dr. Markus Diantoro , M.Si.

Kelas ini akan melibatkan dosen dari UM untuk mengajar. Untuk merancang kurikulum di dalam lapas pun UN telah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kota Malang. Termasuk dengan ujian yang akan dilakukan dalam lapas juga.

“Harapannya itu bisa menjadi kelas yang masuk pusat pendidikan. Bagaimana caranya membuat suasana belajar yang mwskipun di Lapas, nggak seram, tapi menyenangkan,” jelasnya.

Sementara Kepala Lapas Kelas I Lowokwaru, Agung Krisna mengatakan dari 3010 WB kini sudah ada 100 peminat kelas untuk penyetaraan paket A,B,C. Bahkan 20 diantaranya telah lulus dengan ijazah yang sama dengan lulusan di luar sana.

“Memang nantinya juga kami ingin saat proses admisi orientasi (pengenalan lingkungan lapas) menuju narapidana, WB itu menempuh ujian paket. Kan sayang kalau 10 tahun hanya di Lapas nganggur,” tegasnya.

Agung sendiri tidak ingin menyebut kelas tersebut sebagai sekolah lapas. “Kemarin waktu ditanya siapa yang mau ujian paket ya banyak sih. Ini masih mau kami tingkatkan, karena ini kan juga untuk bekal mereka setelah keluar Lapas,” tutup dia.

Pewarta: Rida Ayu
Foto: Rida Ayu
Penyunting: Fia