Ultras Gresik Kirim Surat ke Bupati

Karena tidak adanya pergerakan dari manajemen untuk berjuang agar promosi ke Liga 1 musim depan, Ultras Gresik pun mulai bergerak. Mereka merapatkan barisan untuk menyelamatkan tim idolanya. Rapat terbatas dilakukan di Mabes Ultras Gresik. Mereka akan mendesak manajemen untuk bersiap.

Langkah pertama, mereka belum akan turun ke jalan. Ketua Umum Ultras Gresik Muharom menerangkan, pihaknya memilih mengirimkan surat resmi ke Bupati Gresik Sambari Halim. Surat itu berisi ajakan diskusi dan berharap Sambari segera menegur manajemen GU. ”Kalau kami turun ke jalan, demo ke siapa? Manajemen saat ini siapa? Belum ada kejelasan,” bebernya.

Pekan ini surat itu secara resmi dikirimkan ke Sambari. Harapannya, satu sampai dua pekan ke depan, pemimpin daerah Gresik itu membalas surat tersebut dan mengajak beberapa perwakilan Ultras Gresik duduk bersama untuk membahas masa depan tim kebangaan masyarakat Gresik itu. ”Sebab, beliau yang punya kekuatan untuk melakukannya. Lagi pula, yang jadi owner, salah satunya, anak Pak Bupati,’’ jelasnya.

Karena itu, dia berharap ada iktikad baik dari Sambari untuk menyelamatkan GU. Mencari solusi bagi tim berkostum kuning tersebut di kompetisi Liga 2 musim depan. ”Kalau memang manajemen sekarang sudah tidak mampu, ayo dibicarakan. Kami ingin tim ini memberikan prestasi lagi. Naik ke Liga 1 lagi,” harapnya.



Jika semua yang dilakukan itu benar-benar menemui jalan buntu, pria yang akrab disapa Tarom tersebut menegaskan akan kembali merapatkan barisan. Jika terdesak, ancaman turun ke jalan untuk menyelamatkan sepak bola Gresik akan dilakukan. ”Itu opsi paling akhir, yang jelas kami sekarang berusaha bertemu Pak Bupati (Sambari) dulu,’’ ucapnya.

Sementara itu, selain adem ayem dalam bursa transfer ataupun mempersiapkan tim, GU masih terganjal masalah utang. Gaji pemainnya musim lalu belum dibayarkan selama empat bulan. Padahal, ada beberapa pemain yang pindah ataupun masih mencari klub baru musim depan.

Arsyad Yusgiantoro, misalnya, mengaku sudah pasrah. Dia bahkan sudah mengikhlaskan gajinya yang belum dibayar itu. ”Saya ikhlaskan saja. Saya sudah minta surat keluar dan insya Allah main di PSM musim depan,” katanya.


(rid/c7/ham)