Ubah Bentuk Cagar Budaya, Denda Rp 1,5 M

MALANG KOTA – Bopengnya wajah kawasan Jalan Ijen karena banyak bangunan modern yang berdiri mulai mendapat perhatian dari kalangan dewan. Kemarin (8/6) mereka membahas finalisasi rancangan peraturan daerah (ranperda) tentang Cagar Budaya di Gedung DPRD Kota Malang.

Hadir dalam rapat tersebut di antaranya panitia khusus (pansus) perda cagar budaya DPRD Kota Malang, dinas kebudayaan dan pariwisata (disbudpar), bagian hukum setda, anggota TACB Kota Malang, dan beberapa perwakilan komunitas sejarah.

Kasi Promosi Pariwisata Disbudpar Kota Malang Agung Bhuwana mengungkapkan, pihaknya berharap perda cagar budaya dapat segera disahkan. Sebab jika lambat, sejumlah bangunan kuno yang mengandung nilai sejarah segera punah.

Sebab, pemilik bangunan cagar budaya bebas mengubah bentuknya. Termasuk yang ada di kawasan Jalan Ijen.

”Adanya tol hingga bandara internasional nanti, pasti akan membawa dampak pertumbuhan investasi. Bangunan-bangunan bernilai cagar budaya sangat riskan jika tidak ada perlindungan hukumnya,” terang Agung.



Pewarta: Nurlayla Ratri
Penyunting: Abdul Muntholib
Foto: Bayu Eka