UB Larang Penggunaan Air Minum Kemasan dan Kantong Plastik di Lingkungan Kampus

 

KOTA MALANG – Universitas Brawijaya (UB) melalui Edaran Instruksi Rektor UB Nomor 1080 Tahun 2020 mengeluarkan imbauan tentang larangan penggunaan kemasan air minum plastik dan kantong plastik di lingkungan kampus.

Edaran tersebut dikeluarkan dan ditanda tangani Rektor UB, Nuhfil Hanani pada Senin (27/1). Larangan tersebut dibuat untuk menindaklanjuti instruksi Menristekdikti Nomor 1/M/INS/2019 tentang penggunaan air kemasan dan kantong plastik.

“Instruksi Rektor ini mulai berlaku pada tanggal dikeluarkan,” bunyi akhir surat tersebut.

Adapun poin-poin larangan tersebut ditujukan kepada Dekan, Ketua Lembaga, sampai Presiden Eksekutif Mahasiswa. Dengan rincian sebagai berikut:

Kesatu, tidak menggunakan kemasan air minum berbahan plastik sekali pakai dan atau kantong plastik di unit kerja atau lembaga kemahasiswaan masing-masing.

Kedua, setiap pelaksanaan rapat, sosialisasi, pelatihan, dan kegiatan sejenis di kantor tidak menggunakan pembungkus makanan atau kemasan minuman plastik.

Ketiga, Menyediakan dispenser air minum dan gelas minum di setiap ruang kerja atau ruang pertemuan atau ruang rapat atau aula atau kantor lembaga kemahasiswaan.

Keempat, setiap kantin yang ada di lingkungan UB untuk tidak menjual makanan dengan kemasan plastik, disarankan menggunakan bahan organik atau mudah terurai.

Kelima, mengurangi penggunaan spanduk, backdrop, baliho, media iklan lainnya yang berbahan plastik.

Keenam, Dekan, Direktur, dan lain sebagainya melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan instruksi ini di unit atau lembaga kerja kemahasiswaan masing-masing. Termasuk mengambil langkah untuk mencegah pihak luar membawa kemasan air minum plastik sekali pakai dan atau kantong plastik ke lingkungan UB serta melakukan sosialisasi terhadap imbauan untuk tidak menggunakan kemasan air minum berbahan plastik sekali pakai dan atau kantong plastik.

Kepala Sub Bagian (Kasubag) Hubungan Masyarakat dan Kearsipan Kotok Gurito, membenarkan surat edaran ini. Ia pun menyarankan agar menanyai rinciannya ke Wakil Rektor IV. “Nanti ya detail wawancara jam 18.30,” ujarnya dalam pesan singkat.

Pewarta: Rida Ayu
Foto: Rida Ayu

Editor : Indra M