UB-Jawa Pos Radar Malang Siap Bangun Tiga Jembatan Lagi

KABUPATEN – Kolaborasi Universitas Brawijaya (UB)-Jawa Pos Radar Malang dalam membangun jembatan di wilayah Malang Raya sepertinya akan terus berlanjut. Wacana itu muncul dalam agenda peresmian Jembatan Klayatan yang menghubungkan Desa Randugading-Desa Jatisari di Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang, kemarin (20/5).

Jembatan Klayatan menjadi jembatan ketiga yang dibangun dari hasil kolaborasi UB dengan Jawa Pos Radar Malang. Jembatan Klayatan diresmikan secara simbolis lewat seremoni potong pita yang dilakukan Bupati Malang Rendra Kresna.

Acara peresmian juga dihadiri oleh Rektor UB Prof Dr Ir M. Bisri MS, Dekan Fakultas Teknik UB Dr Ir Pitojo Tri Juwono MT, Direktur Jawa Pos Radar Malang Kurniawan Muhammad, hingga Camat Tajinan Mochammad Sholeh.

Usai seremoni peresmian, mereka sempat melihat-lihat kondisi Jembatan Klayatan. Mulai dari melihat struktur bangunan hingga akses jalannya, baik dari sisi yang masuk wilayah Desa Randugading maupun Desa Jatisari.

Dekan FT-UB yang juga menjadi ketua tim pembangunan jembatan itu memaparkan spesifikasi Jembatan Klayatan. Jembatan yang memiliki lebar 2,6 meter dan panjang bentangan 20 meter itu dibangun dalam kurun waktu kurang dari empat bulan serta menghabiskan dana Rp 270 juta.

Dari sisi kekuatan, jembatan ini bisa dilintasi oleh mobil. Kecuali truk atau mobil yang memiliki bobot besar. ”Oleh karena itu, kami pasang portal di sana. Tujuannya agar truk tidak melintasi jembatan itu,” kata dia.

Sementara itu, Direktur Jawa Pos Radar Malang Kurniawan Muhammad menyatakan, Jembatan Klayatan menjadi karya ketiga dari hasil kolaborasi UB bersama Jawa Pos Radar Malang.

Sebelumnya, kolaborasi perguruan tinggi dengan perusahaan media ini sudah menghasilkan Jembatan Kiai A. Fattah di Betek serta Jembatan KH Yusuf di Kelurahan Tasikmadu. ”Setelah ini, ada proyeksi pembangunan jembatan di daerah lain,” ujar Kurniawan.

Pernyataan Kurniawan itu diperkuat oleh Rektor UB Prof Dr Ir M. Bisri MS. Setelah ini, UB berencana membangun tiga jembatan baru. Yakni Jembatan Kalimetro di Kelurahan Merjosari; Jembatan Bambang di Kecamatan Wajak; dan Jembatan Pringgodani di Kecamatan Bantur.

Selain itu, UB bersama dengan Jawa Pos Radar Malang juga akan memperbaiki Jembatan Cemplong di Kelurahan Jodipan, Kecamatan Blimbing. ”Kami akan lihat, mana yang akan lebih dulu dikerjakan. Mana yang lebih diprioritaskan. Tapi sepertinya, Jembatan Cemplong lebih dulu, karena hanya membenahi saja,” kata Bisri.

Yang jelas, pembangunan jembatan ini menjadi ikhtiar pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan UB. ”Ibaratnya ini jembatan Sirotol Mustaqim. Kalau dimanfaatkan, maka menjadi amal baik bagi yang berkontribusi (dalam pembangunan jembatan),” ujar dia.

Sementara itu, Bupati Malang Rendra Kresna mengapresiasi apa yang dilakukan oleh UB-Jawa Pos Radar Malang. ”Semoga jembatan ini kuat menahan banjir. Karena sebelum-sebelumnya, jembatan yang dibangun di sini rusak ketika ada banjir. Selain itu, Kabupaten Malang sendiri masih terbuka menerima bantuan,” ucap politikus Partai Nasdem ini. (jaf/c2/muf)

Pewarta : Fajrus Shiddiq
Editor : Indra Mufarendra