Tutup TMMD, Pangdivif-2 Kostrad Bagi Buku Nikah

WAJAK Ekspresi bungah menghiasi wajah belasan pasangan suami istri (pasutri) saat penutupan acara TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke-99 di Desa Sumberputih, Kecamatan Wajak, kemarin (2/8). Maklum saja, mereka baru menerima buku nikah yang menandakan telah sah menjadi suami istri. Pangdivif-2 Kostrad Mayjen TNI Agus Suhardi sendiri yang menyerahkan buku nikah tersebut.

Dalam sambutannya, Agus bersyukur karena agenda TMMD yang digelar sebulan penuh tersebut berjalan lancar. Meskipun diakui ada beberapa hal yang perlu dievaluasi agar bisa lebih baik lagi di masa mendatang. ”Terutama pada teknis kerja, di mana perpaduan antara prajurit TNI, masyarakat, dan pemda masih memerlukan perbaikan lagi,” terangnya.

Meski begitu, Agus menganggap hal itu sebagai permasalahan yang wajar. Pasalnya, prajurit TNI memang bukan terfokus untuk menyukseskan pembangunan di desa. Namun yang terpenting, TNI bisa membantu pemda dalam pembangunan infrastruktur, seperti perbaikan tempat ibadah dan sekolah. ”Tidak hanya kegiatan fisik yang kami lakukan. Yang tidak kalah penting kegiatan nonfisik juga kami lakukan dalam agenda TMMD,” imbuhnya.

Agus menambahkan, kegiatan nonfisik tersebut berupa pemahaman akan bela negara. Tujuannya jelas, yaitu untuk menjaga keutuhan bangsa yang menganut pemahaman akan NKRI sebagai jati diri bangsa. Dengan demikian, ancaman akan terorisme, komunisme, dan radikalisme dapat diminimalkan. ”Semoga dengan berjalannya TMMD kali ini, mampu menciptakan komunikasi yang baik serta merasa sebagai satu kesatuan bangsa,” tuturnya.

Saat penutupan TMMD, sebanyak 12 pasutri yang mengikuti kegiatan nikah masal gratis diminta memasuki lapangan upacara. Mereka lantas menerima buku nikah yang diserahkan langsung oleh Agus. ”Ada 10 pasangan yang baru menikah. Sedangkan, dua lainnya memiliki masalah dengan buku nikah karena ada kesalahan data,” kata Agus.



Pewarta: Ashaq Lupito
Penyunting: Ahmad Yani
Copy Editor: Indah Setyowati
Foto: Falahi Mubarok