Tutie, Si Bonita Terima Penghargaan PWI

JawaPos.com – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Surakarta memberikan anugerah terhadap 22 tokoh yang dinilai memiliki kontribusi serta sumbangsih dalam kinerja bidang dan profesi masing-masing. Penganugerahan ini diberikan saat puncak Hari Pers Nasional (HPN) yang diadakan di hotel Lor In, Colomadu, Karanganyar, Jumat (15/3) malam.

Dari 22 tokoh tersebut salah satunya adalah Sri Tutie Rahayu yang merupakan Direktur Politeknik Maritim Negeri Indonesia (Polimarin), Semarang.

Perempuan yang mendapatkan julukan Singa Betina dan juga Bonek Wanita (Bonita) itu dinilai telah memberikan kontribusi dalam membawa Politeknik hingga dipercaya oleh bangsa asing, salah satunya adalah Jerman. Perempuan berhijab itu, berhasil memimpin satu-satunya politeknik maritim di bawah Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti).

“Saya sangat surprise sekali mendapatkan penghargaan ini, dan saya cukup terkejut. Dan semua ini tidak lepas dari adanya peran media semuanya,” urainya kepada JawaPos.com usai mendapatkan penghargaan.



Tutie mengatakan, selama ini keberhasilannya dalam memimpin dan membesarkan nama Polimarin tidak lepas dari media. Tutie menceritakan, sejak ditunjuk sebagai Direktur di Polimarin, dirinya sempat kebingungan. Terutama saat ingin merekrut dosen yang akan mengajar. Sementara, sesuai dengan amanat di Undang-Undang, syarat untuk menjadi dosen minimal pendidikan S2. Sementara para nakhoda, engineering selaa ini hanya mengantongi sertifikat saja.

“Nakhoda itu bukan akademisi, itu adalah praktisi. Dan mereka hanya mengantongi sertifikat saja. Kemudian ada Perpres nomor 10 tahun 2012. Dan akhirnya, kami bisa mendapatkan dosen,” ucapnya.

Di bawah kepemimpinannya, Tutie berhasil meluluskan sarjana handal di bidang kemaritiman. Bahkan keahlian dari para lulusan, sudah diakui oleh negara lain. Salah satunya adalah Jerman. “Padahal di Jerman sangat ketat, tapi pendidikan kami diakui oleh negara lain. Dan ternyata kita tidak bodoh, tetapi juga sama dengan negara lain,” ungkapnya.

Selain Tutie, 21 tokoh lain yang juga mendapatkan penghargaan seperti, Wali Kota Solo, F.X. Hadi Rudyatmo, Bupati Karanganyar, Juliyatmono, Bupati Klaten, Sri Mulyani, Rektor UNS, Prof Ravik Karsidi, Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul, Irwan Hidayat, dan tokoh yang lainnya.

Editor           : Sari Hardiyanto

Reporter      : Ari Purnomo