Tuntaskan 3 Masalah Organ Intim dengan Perawatan Berteknologi Baru

JawaPos.com – Tren perawatan kulit untuk estetika dan kecantikan saat ini mulai bergeser dari area fisik luar (wajah) menuju area genital (organ reproduksi). Hal ini didorong oleh faktor tingkat kesadaran masyarakat mengenai fungsi kulit yang tidak saja berkaitan dengan penampilan namun juga kesehatan.

Kesehatan organ intim dinilai penting. Karena bukan hanya terkait persoalan reproduksi tetapi juga kesehatan fungsinya secara utuh terutama pada perempuan pra lansia dan pra menopouse hingga menopause.

Menurut dokter dari NMW Skincaredr. Anggraeni Noviandini, Sp.KK, perawatan kulit di bagian sensitif seperti area vital sudah menjadi perhatian bagi konsumen-konsumen di klinik tersebut. Kaum hawa saat ini sudah tak gengsi atau malu merawat bagian dalam.

“Kami melihat saat ini masyarakat khususnya kaum hawa mulai menyadari bahwa kulit wajah bukanlah satu-satunya yang perlu diperhatikan, namun juga kulit di bagian intim pun perlu dirawat. Hanya saja perawatan seperti itu pada umumnya bisa berakibat efek samping,” jelasnya dalam konferensi pers di NMW Bintaro baru-baru ini.

dr. Anggraeni Noviandini, Sp.KK menjelaskan teknologi ThermiVa untuk merawat organ intim. (Rieska Virdhani Jawa Pos.com)

Kini ada teknologi ThermiVa, yakni teknologi tanpa down time (efek samping yang memakan waktu lama) untuk perawatan genital. Menurut dokter spesialis kulit dan kelamin tersebut, proses penuaan tidak saja terjadi di area wajah namun juga area genital. Ada beberapa masalah pada organ intim yang bisa diatasi dengan teknologi tersebut.

1. Regenerasi dan Peremajaan

Fungsi ThermiVa adalah untuk peremajaan di daerah tersebut tanpa menimbulkan efek fisik seperti bengkak dan kemerahan, yang membutuhkan waktu untuk kembali normal. Di bagian ini kulit lebih tipis dan lebih sensitif. Maka setelah dilakukan perawatan, kulit Miss V akan lebih merona.

“Misalnya, dulu tidak masalah pakai pembalut merek tertentu, sekarang, seiring dengan pertambahan umur, bisa menjadi masalah. Dan sama seperti kulit wajah, kulit Miss V juga bisa lebih gelap jika tak dirawat seiring bertambahnya usia,” jelas dr. Anggraeni.

2. Sulit Menahan Buang Air Kecil

Perempuan ketika sudah melahirkan apalagi lebih dari 1 anak dan menuju usia pra lansia, biasanya sulit menahan buang air kecil. Bahasa awamnya sering kali disebut beser. Selain untuk regenerasi, teknologi ThermiVa juga bermanfaat untuk memperbaiki fungsi pintu uretal agar proses buang air kecil bisa diperbaiki.

“Pada pencapaian umur tertentu, seseorang tidak bisa menahan untuk buang air kecil karena fungsi reflek dari pintu uretalnya sudah mulai berkurang. Namun demikian, tindakan ThermiVa harus memperhatikan faktor lain seperti tidak adanya keputihan, tidak sedang dalam kondisi hamil, dan penyakit lain yang mungkin diidap oleh pasien,” katanya.

3. Menghilangkan Masalah Gatal

Ketika kulit Miss V semakin menipis seiring bertambahnya usia, biasanya yang dikeluhkan adalah gatal. Selain itu, masalah yang dihadapi perempuan menopause adalah kering pada area intim. Dengan teknologi ini bisa menjadi solusi dari masalah tersebut.

“Banyak yang salah misalmya menggunakan daun sirih setiap hari. Justru itu membunuh flora baik yang ada di organ intim. Daun sirih atau antiseptik dipakai atau direkomendasikan dokter dengan gejala klinis tertentu, bukan sebagai harian. Maka teknologi ini karena fungsinya regenerasi, bisa menjadi solusi atas masalah itu,” tuturnya.

Editor : Nurul Adriyana Salbiah

Reporter : Marieska Harya Virdhani