Tunjuk Anton Jadi Cawali, Tinggal Pilih Calon Wakil

Penegasan Anton sebagai calon tunggal ini pun disampaikan Wakil Ketua DPW PKB Jawa Timur (Jatim) Thoriqul Haq saat Musancab.

”DPW Jatim sudah bulat merekomendasikan Ketua DPC Kota Malang (Moch. Anton) untuk menjadi calon N1 di pilkada 2018. Di luar itu, tidak ada, bahkan mengharamkan. Jangan ada yang lain,” ujar Thoriqul.

Sekretaris DPC PKB Kota Malang M. Zamroni Sofyan menambahkan, kriteria calon wakil wali kota pasangan Anton nantinya adalah sosok yang sehati. Artinya, kelemahan Anton bisa ditutupi oleh wakilnya. Begitu pula sebaliknya. Namun, untuk sementara, PKB bersikap pasif menjaring calon wakil.

”Kan ibarat gadis yang cantik, kaya, salihah, saat ini Anton memang menunggu peminangnya. Seperti apa mereka menawarkan diri?,” ujar Zamroni saat ditemui di Kantor DPC PKB Kota Malang, Jalan Ketapang, kemarin.

Zamroni membeberkan, pihak PKB tentu memilih sosok yang bisa melengkapi dan mengimbangi gaya kepemimpinan Anton. ”Misalnya, harus tegas dan memiliki visi kepemimpinan yang sama. Selain itu, juga loyal,” tegas Zamroni.



Menurut dia, loyalitas sangat penting karena PKB memiliki visi jangka panjang. ”Bukan tidak mungkin, calon wakil wali Kota Malang pada 2018 itu bakal melaju ke periode selanjutnya. Sebab, harus tetap ada hubungan dengan PKB. Terutama agar program yang selama ini dirancang Anton berkesinambungan,” terangnya.

Mengenai strategi pemenangan, Zamroni menyatakan, partai tengah melakukan pembahasan-pembahasan intensif. Berdasarkan hasil pemilu legislatif 2014 lalu, PKB mendapat dukungan yang kuat di Kecamatan Kedungkandang dan Kecamatan Sukun.

”Sebenarnya, selisihnya dengan kecamatan lain tidak terlalu jauh. Namun, hasil itu tentu akan dievaluasi agar 2018 mendatang jauh lebih baik,” ujarnya.

Pewarta: Nurlayla Ratri
Penyunting: Abdul Muntholib