Truk Bermuatan Besi Mundur, lalu Terguling

Jalanan menanjak di Jalan Raya Desa Pandanrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, rawan menimbulkan kecelakaan lalu lintas (laka lantas). Pagi kemarin (11/1) sekitar pukul 07.30, truk dengan nomor polisi (nopol) W 8353 F bermuatan besi terguling di jalur ini. Truk yang dikemudikan Patrisius, 35, itu tak kuat menanjak setelah melewati jembatan Kali Lanang karena beban material yang dibawanya terlampau beret.

KOTA BATU – Jalanan menanjak di Jalan Raya Desa Pandanrejo, Kecamatan Junrejo, Kota Batu, rawan menimbulkan kecelakaan lalu lintas (laka lantas). Pagi kemarin (11/1) sekitar pukul 07.30, truk dengan nomor polisi (nopol) W 8353 F bermuatan besi terguling di jalur ini. Truk yang dikemudikan Patrisius, 35, itu tak kuat menanjak setelah melewati jembatan Kali Lanang karena beban material yang dibawanya terlampau beret.

Truk yang terguling itupun melintang di tengah jalan. Material dengan berat sekitar 5 ton yang dibawanya tumpah di tengah jalan. Akibat kejadian itu, arus lalu lintas sempat lumpuh. Tergulingnya truk bermuatan material besi itu juga menyebabkan seorang pengendara motor luka-luka ringan. Korban luka itu adalah Siti Rochaeni, 45, warga Brebes, Jawa Tengah. Dia mengendarai sepeda motor Honda Revo dengan nopol B 6200 STG. Motornya tertimpa material hingga terguling.

Hingga siang kemarin, evakuasi truk dan material masih berlangsung. Sementara, petugas Satlantas Polres Batu mengatur arus lalu lintas satu arah. ”Perkiraan kami, pengemudi kurang mengambil ancang-ancang saat kondisi jalan menanjak,” kata Kepala Unit Laka Satlantas Polres Batu Ipda Anton Hendry.

Dia lantas memaparkan, insiden tergulingnya truk muatan material itu terjadi sekitar pukul 07.30. Saat itu, jalanan masih sepi. Truk yang berangkat dari Gresik menuju Kota Batu itu mulanya melaju lancar dari arah Malang. Namun, setelah melintasi Jembatan Kali Lanang, jalanan menanjak cukup curam dan panjang. Rupanya, pengemudi tidak mengurangi gigi porsneling. Dia hanya menambah gas. Tujuannya agar truk mampu menaklukkan tanjakan. ”Kendaraan sempat berhenti sesaat, karena tidak kuat nanjak itu,” kata Anton.

Karena muatannya adalah besi yang cukup berat, rem tidak kuat menahan. Truk pun akhirnya mundur. ”Saat truk mundur, pengemudi sempat berusaha mengarahkannya ke pinggir, kemudian dihantamkan ke plengsengan di pinggir jalan,” beber dia.

Saat membentur tanah itu, truk terguling ke kanan jalan dan membuat muatannya tumpah ke jalan. ”Besinya tadi sempat mengenai salah satu pengendara sepeda motor. Namun (si pengendara) tidak apa-apa,” kata Anton. Korban yang mengendarai sepeda motor itu hanya mengalami luka lecet, sedangkan motor Honda Revo-nya rusak ringan.

Menurut Anton, truk yang dikemudikan pria kelahiran Flores itu sebelumnya tak memiliki masalah. ”Kami sudah periksa, remnya berfungsi, dan truk juga dalam kondisi normal. Tidak ada masalah,” terang dia. Namun, karena muatannya cukup berat, truk keluaran 1995 itu tidak kuat menaklukkan tanjakan.

Pewarta : Aris Dwi
Penyunting : Ahmad Yahya
Copy Editor : Arief Rohman
Foto : Rubianto