Trik Unikama Hapus Stigma Negatif Ospek

KOTA MALANG – Tak ingin bullying saat ospek ada di lingkungan kampus, Program Studi (Prodi) Akuntansi Universitas Kanjuruhan Malang (Unikama) adakan temu akrab mahasiswa baru dengan cara yang berbeda.

Acara temu akrab pada Jumat (11/10) itu diisi dengan berbagai kegiatan seperti senam bersama hingga pentas seni (pensi) yang diadakan mulai pagi hari itu mencoba melawan stigma ospek yang acap kali dicap negatif oleh masyarakat.

“Kegiatan ini semacam ospek Jurusan, tetapi kami laksanakan dengan cara yang berbeda. Kami ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa di Unikama sudah tidak ada dan bukan lagi zaman bullying terhadap maba,” tutur Syamsudin, Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Akuntansi Unikama.

Ia menerangkan, kegiatan ini merupakan Program Kerja (Proker) HMPS Tahunan. “Lewat kegiatan ini mereka bisa unjuk bakat mulai memainkan alat musik, menyanyi, puisi berantai, sampai stand-up comedy, teater, dance, tarian tradisional,” rinci Yofani Dalia, Ketua Pelaksana kegiatan temu akrab mahasiswa Prodi Akuntansi Unikama tahun ini.

Dimulai dengan senam bersama mahasiswa dan beberapa dosen, acara juga diisi dengan outbond hingga pemberian materi tentang motivasi yang diisi oleh dosen Akuntansi Unikama, Irma Tyasari PhD.

Kagiatan yang diadakan di Gedung Sarwakirti itu membuat mahasiswa baru (maba) angkatan 2019/2020 Prodi Akuntansi antusias mengikuti acara. Diikuti mahasiswa sebanyak 76 orang, kegiatan ini dilaksanakan untuk mempererat kekeluargaan dan membangun rasa solidaritas khusus mahasiswa Prodi Akuntansi.

“Sehingga setiap angkatan tidak ada sekat-sekat. Mereka dapat bergaul dan belajar dengan nyaman, bergaul di sini dalam hal yang positif,” ungkap Yofani.

Tidak hanya temu akrab biasa, mereka juga diberikan penilaian saat kegiatan pensi. Ada beberapa point penilaian yaitu kekompakan, kerjasama kelompok, kreativitas dan ketepatan waktu. ”Kita berikan reward, tujuannya agar antusiasme, kebersamaan dan solidaritas mahasiswa makin tinggi. Kita juga ingin menghilangkan stigma negatif ospek, nampaknya berhasil,” jelasnya senang.

Pewarta: Elfran Vido
Foto: Humas Unikama
Penyunting: Fia