Transaksi Perbankan Syariah Overtarget

Perbankan syariah tahun ini mempunyai prospek yang cerah. Ini setidaknya jika melihat gelaran iB Vaganza yang digeber Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Acara di Cyber Mall yang ditutup tadi malam (25/3) itu sukses besar dengan transaksi yang overtarget.

MALANG KOTA – Perbankan syariah tahun ini mempunyai prospek yang cerah. Ini setidaknya jika melihat gelaran iB Vaganza yang digeber Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Acara di Cyber Mall yang ditutup tadi malam (25/3) itu sukses besar dengan transaksi yang overtarget.

Berdasarkan data yang dihimpun Jawa Pos Radar Malang, hingga tadi malam terdapat 4.196 pembukaan rekening baru dengan nominal transaksi mencapai Rp 155,9 miliar. Sementara untuk pembiayaan, ada 145 debitur yang melakukan transaksi dengan nominal mencapai Rp 72,5 persen. Selain itu, masih ada prospek sejumlah 115 debitur dengan nilai transaksi senilai Rp 33,9 miliar.

Pembukaan rekening baru dirajai oleh Bank Muamalat dengan jumlah 1.117 rekening. Sedangkan nominal pembukaan dirajai oleh BNI Syariah yang mencapai Rp 46,26 miliar.
Kepala OJK Malang Widodo menyebutkan gelaran ini sukses besar. ”Sangat berhasil, karena target pembukaan rekening baru sebenarnya hanya di angka 3 ribuan rekening. Dibanding event sebelumnya di Kediri yang mencapai transaksi pembukaan 2 ribu rekening, tentu acara ini sukses besar,” kata Widodo tadi malam.

Besarnya transaksi ini, kata Widodo, menunjukkan masyarakat semakin sadar akan perlunya layanan perbankan syariah. Secara tidak langsung, hal ini juga akan mengerek share perbankan syariah. Saat ini, share bank syariah di Malang mencapai 5,87 persen, lebih tinggi dari market share nasional yang mencapai 5,78 persen. ”Target nasional mencapai 7 persen,” jelas Widodo.

Di masa selanjutnya, Widodo melanjutkan, pihaknya akan lebih aktif mengajak Asbisindo (Asosiasi Perbankan Syariah Indonesia) Malang bersama melanjutkan literasi keuangan. ”Kami akan terus mengedukasi masyarakat, pemerintah daerah, kampus, dan masyarakat,” katanya.
Pihaknya menyadari tingkat inklusi perbankan syariah harus lebih digalakkan. ”Memang kurang terinformasi secara menyeluruh. Produk syariah ini sudah melalui tahapan kajian dewan syariah nasional yang di dalamnya ada unsur MUI dan OJK. Sehingga, aman banget,” pungkas dia.

Kesuksesan gelaran iB Vaganza ini diapresiasi positif oleh Deputi Direktur Perbankan Syariah OJK Setyawan Budi Utomo. ”Malang mencatatkan prestasi karena telah melebihi target,” tandasnya.

Untuk diketahui, gelaran iB Vaganza digelar selama empat hari sejak Kamis lalu (22/3). Acara yang digarap d Production ini diiikuti oleh 18 peserta lembaga jasa keuangan syariah di Malang, termasuk BPR Syariah dan asuransi syariah.

Pewarta : Didik
Penyunting : Irham Thoriq
Copy Editor : Arief Rohman