Tolak People Power, Ketua PCNU Kabupaten Malang : Tidak Mendidik, Kurang Dewasa dan Jauh dari Sikap Fair Play

Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Malang dr Umar Usman

MALANG – Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Malang dr Umar Usman mengeluarkan pernyataan berisi penolakan terhadap upaya people power yang dicanangkan dilaksanakan usai pemilu 2019 kali ini. Ada dua alasan mengapa pria yang juga berprofesi sebagai dokter ini menolak upaya people power atau gerakan kekuatan rakyat.

“People power ini upaya yang tidak mendidik, kurang dewasa dan jauh dari sikap sikap fair play,” tandas Umar. Meski di alam demokrasi memberikan ruang kebebasan berpendapat, ia berpendapat mestinya semua pihak berusaha memberikan pendapat yang bermanfaat.

Sementara itu, wacana people power saat ini cenderung menampakkan kekurangpercayaan terhadap pesta demokrasi yang telah usai dilakukan.

“Satu karena kita sudah melaksanakan pemilu. Pemilu adalah mekanisme yang terukur yang obyektif yang bisa dipertanggungjawabkan, dan bisa dijadikan parameter siapa yang menang, siapa yang mayoritas, dan siapa yang kalah,” ujarnya.

Yang kedua, Umar menambahkan upaya People Power yang diwacanakan usai pilpres 2019 ini bukanlah people power yang sebenarnya. “Ini adalah seperti upaya dari orang yang tidak menerima kekalahan. Jadi mencari-cari segala cara,” tandas Umar.



Ia mengajak masyarakat untuk menjaga sportivitas dan bersikap fair play atas hasil pemilu kali ini. “Ibarat pertandingan sepakbola, menit terakhir sudah ditiup peluitnya, dan sudah diketahui siapa yang menang siapa yang kalah, bersikaplah dewasa. Marilah kita dukung sikap sportivitas untuk mendidik kepada rakyat dan masyarakat kita,” sebut pria yang juga seorang dokter ini.

Di akhir, Umar mengimbau kepada yang kalah bisa mengucapkan kepada yang menang, dan yang menang menghormati dan merangkul yang kalah. “Kalau ada kesalahan, ajukan ke pengadilan. Kalau tidak ada bukti yang memadahi jangan memperpanjang persoalan.

Sudah saatnya kita bersatu padu membangun negara yang besar ini. Indonesia perlu menyatukan semua komponen untuk membangunnya, sekali lagi hilangkan wacana people power, sangat tidak bermanfaat,” tutupnya.

Pewarta : Elfran Vido
Penyunting: Kholid Amrullah
Foto: Kholid Amrullah