Tolak Marquee Player, Arema FC Surati PSSI

MALANG – Arema FC tampaknya benar-benar dibuat geregetan dengan regulasi marquee player atau pemain kelas dunia yang ada di Liga 1 Indonesia. Selain sudah tidak memperpanjang kontrak marquee player yang dimilikinya, yakni Juan Pablo Pino Puello, Arema FC dalam waktu dekat berencana menyurati Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk menghapus regulasi tentang marquee player.

Alasan mendasar Arema FC adalah marquee player di Indonesia selama ini dinilai tidak menjadi teladan dan skill-nya tidak terlalu menonjol. Jadi, proses mentransfer ilmu dari marquee player kepada pemain lokal juga dinilai gagal. Karena itu, agar adil, Arema FC meminta PSSI untuk menghapus regulasi untuk marquee player.

Rencana Arema FC melayangkan surat tersebut dibenarkan Media Officer Arema FC Sudarmaji. ”Memang benar wacana tersebut sempat bergulir. Nanti segala saran bisa dicoba untuk dimasukkan,” katanya kepada Jawa Pos Radar Malang kemarin (26/11). Dia menjelaskan, dalam waktu dekat pihaknya akan membuat surat resmi kepada PSSI.

”Nanti sebelum 13 Desember 2017, kami ajukan ke PSSI,” tambah Darmaji–sapaan akrabnya.


Dia mematok target sebelum tanggal tersebut karena tanggal itu merupakan timeline bagi semua klub yang berkancah di Liga 1 untuk melayangkan saran-saran kepada PSSI.

Rencananya, hal tersebut bakal digodok dan akan menjadi bahan evaluasi dari penyelenggaraan kompetisi selama satu tahun ini. ”Sebab, itu adalah masa dari Exco PSSI untuk menyusun segala masukan dan saran,” tambahnya.

Dia menambahkan, nantinya saran yang telah tertampung tersebut akan dibicarakan pada kongres tahunan PSSI yang rencananya akan dilaksanakan 13 Januari 2018.

Dia juga menjelaskan bahwa dalam waktu dekat juga akan dilaksanakan rapat evaluasi oleh pihak operator Liga 1. ”Kemungkinan akan ada rapat bulan Desember ini,” tambahnya. Meski begitu, dia belum bisa memastikan hal tersebut akan dilaksanakan.

”Kita akan menunggu undangan dari operator. Atau mungkin juga bisa melalui RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham),” tandasnya.

Sementara itu, apa yang dinyatakan Darmaji ini sebenarnya sudah pernah direncanakan oleh General Manager Arema FC Ruddy Widodo. Setelah laga kandang terakhir di Liga 1 beberapa waktu lalu, Ruddy menyebut kalau di Liga 1 saat ini sangat minim sekali marquee player yang berkontribusi. Menurut dia, hanya ada dua marquee player yang menonjol, yakni pemain Madura United Peter Odemwingie dan pemain PSM Makassar Wiljam Pluim.

Sedangkan untuk marquee player Arema FC, yakni Juan Pablo Pino Puello, performanya terbilang mengecewakan. Meski pernah bermain di AS Monaco, tapi Pino kurang menunjukkan gregetnya. Bahkan, dalam beberapa kesempatan dia pernah melakukan indisipliner. Karena itu, Pino tidak diperpanjang kontraknya. Selain itu, pemain asing Arema FC lainnya yang tidak diperpanjang kontraknya adalah Esteban Vizcarra.

Pewarta: Gigih Mazda
Penyunting: Irham Thoriq
Copy Editor: Dwi Lindawati
Foto: Doli Siregar