TNI-Polri Kirab Merah Putih Sepanjang 210 Meter

JawaPos.com – Jalan Veteran terasa berbeda, Sabtu pagi (19/10). Masyarakat berkumpul di pinggir jalan. Mereka antusias menyaksikan kirab bendera yang dilakukan anggota TNI-Polri. Kegiatan itu dimulai dari Mapolrestabes Surabaya dengan titik akhir Tugu Pahlawan.

Kirab tersebut diawali dengan arak-arakan tank dan kendaraan tempur milik TNI. Kapolrestabes Surabaya Kombespol Sandi Nugroho dan Danrem 084/Bhaskara Jaya Kolonel Inf Sudaryanto terlihat berada di satu kendaraan. Mereka menyapa warga.

Sejumlah komunitas menyusul di belakangnya. Mulai komunitas becak, ojek online, motor gede, sampai mobil tua. Iring-iringan pun meriah. Wakapolrestabes Surabaya AKBP Leonardus Simarmata terlihat menonjol dalam arak-arakan tersebut Orang nomor dua di Polrestabes Surabaya itu naik becak. Nah, becaknya dikayuh Kasatsabhara Polrestabes Surabaya Kompol Oki Ahadian. Mereka sesekali bercanda sembari menyapa warga yang sebagian asyik memotret rombongan kirab.

GUYUB: Bendera Merah Putih sepanjang 210 meter diusung anggota TNI dan Polri kemarin (19/10). (Alfian Rizal/Jawa Pos)

Dalam kirab juga tersaji pemandangan menarik. Bendera Merah Putih raksasa diusung ratusan orang. Lebarnya 5 meter dengan panjang 210 meter. ’’Dalam rangka memperingati Sumpah Pemuda dan momen penting bagi bangsa (pelantikan presiden dan wakil presiden),” kata Sandi di Tugu Pahlawan.

Sandi berharap pelantikan presiden dan wakil presiden bisa berjalan lancar dan aman. Membawa keberkahan dan kedamaian.

Sudaryanto menambahkan, pelantikan presiden dan wakil presiden adalah momen sakral. Mata dunia pasti tertuju pada Indonesia. ’’Mari berikan dukungan kepada mereka untuk membawa bangsa ini menjadi lebih hebat,” ungkapnya.

Menurut dia, perbedaan politik adalah hal yang biasa dalam proses demokrasi. Sudaryanto menyatakan, saat ini adalah momen untuk saling merajut persatuan dan kesatuan.