TNI-Polri Janji Amankan Coblosan 2018

MALANG KOTA – Atas hasil temuan dan pemetaan potensi rawan oleh panwaslu, KPU Kota Malang menyatakan sudah melakukan antisipasinya. Termasuk kesiapan logistik, mulai surat suara dan peralatan lainnya. ”Sejauh ini kami siap untuk tahapan coblosan,” tegas Ketua KPU Kota Malang Zaenudin kemarin (25/6).

Kesiapan lain, Zaenudin menambahkan, pembersihan atribut kampanye hingga hari terakhir masa tenang hari ini. Pembersihan atribut itu selain tanggung jawab KPU, juga panwaslu serta masing-masing paslon. ”Leading sector urusan ini memang KPU. Tapi, kami diperbantukan panwas, satpol PP, dan tim paslon untuk membersihkan atribut. Sebab, masing-masing paslon (sesuai ketentuan, Red) boleh memasang atribut hingga 150 persen (dari atribut KPU, Red),” jelasnya.

Kesiapan juga dilakukan Polres Malang Kota. Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri menegaskan, sudah menyiagakan 465 personelnya di sejumlah TPS yang berpotensi rawan. ”Hari ini (kemarin) kami apel lepas pasukan untuk bergabung bersama KPPS untuk mengamankan logistik,” kata perwira dua melati itu.

Hingga pelepasan, pasukan akan difokuskan hingga pasca coblosan. Dan, 465 personel polisi itu menjaga kondusivitas TPS. Asfuri menyatakan, 1 polisi untuk 3 TPS yang berdekatan. Sebab, di masing-masing TPS sudah ada pengamanan dari linmas. Tidak hanya itu, kekuatan polisi mobile bersenjata akan menyisir wilayah Kota Malang saat pelaksanaan coblosan.

”Kalau ada ekses, anggota pengamanan di TPS langsung melapor dan kami turunkan tim gabungan,” kata mantan Wakapolres Jayawijaya itu. Ditanya soal ancaman eksternal? Asfuri menyebut, sudah ada antisipasi yang dilakukan kepolisian. Meski begitu, pihaknya juga berharap coblosan itu berjalan dengan lancar dan kondusif.



Lain Polri, lain pula TNI. Dandim 0833 Kota Malang Letkol Inf Nurul Yakin menegaskan, TNI saat ini stand by dalam posisi on call. Kapan pun dibutuhkan, personel TNI akan siap. ”Sejauh ini TNI sudah melakukan perbantuan sesuai permintaan. Kami on call,” katanya yang menyatakan mewakili banyak kekuatan TNI di Malang.

Nurul Yakin menambahkan, Malang Raya sangat banyak pasukan TNI yang mumpuni untuk menambah pasukan kapan pun. Meski begitu, 1 satuan setingkat kompi (SKK) Kodim 0833 Kota Malang setara 100 personel sudah disiapkan membantu Polri. Selain itu, 1 SSK Batalyon Infanteri Mekanis 512 Quratara Yudha yang terkenal dengan julukan ”Semut Hitam” itu juga diperbantukan dalam pasukan TNI. ”Kurang lebih 200 personel untuk 2 SSK TNI. Babinsa nanti bergabung dengan Babinkamtibmas,” pungkasnya.

Pewarta: Fajrus Shiddiq
Editor: Dwi Lindawati
Penyunting: Abdul Muntholib