Tingkatkan Minat Baca Masyarakat, Dinarpusda Tambah 1.044 Koleksi Buku

Tingkatkan Minat Baca Masyarakat, Dinarpusda Tambah 1.044 Koleksi Buku

Kepala Dinarpusda Grobogan Muryanto melalui Staf Arifa mengatakan, penambahan jumlah koleksi buku di Perpusda Grobogan terus dioptimalkan. Tahun lalu Dinarpusda mampu menambah koleksi bukunya sebanyak 1.044 eksemplar dengan 524 judul.

”Pengadaan buku dengan dana APBD senilai Rp 90 juta. Ribuan buku itu terdiri bermacam jenis. Di antaranya, buku tentang ilmu pengetahuan umum, pertanian, keterampilan, agama, ilmu pengetahuan sosial, ilmu ekonomi dan keuangan, bahasa, fiksi remaja, fiksi anak, fiksi mahasiswa, hingga arsitektur, kesenian, olahraga dan biografi,” katanya.

Dari pengadaan jumlah tersebut, mampu menambah jumlah koleksi di perpustakaan yang sebelumnya berjumlah 25 ribu esksemplar tersebut. Ditambah hibah dari Perpusnas mencapai 1.955 buku serta USAID Prioritas 303 eksemplar. Kini stok buku di Perpusda mencapai 40.478 buku. ”Sedangkan untuk pemberian buku ke sekolah ada sekitar 3 ribuan buku yang tersedia,” jelasnya.

Dia menambahkan, cukup mudah untuk memperoleh bantuan buku. Di mana sekolah tinggal mengajukan permohonan ke dinas dengan pengantar bupati Grobogan. ”Masih banyak sekolah yang belum tahu. Padahal jika mereka mau mengajukan permohonan per sekolah bisa mendapatkan 250 eksemplar,” ujarnya.

Sampai saat ini baru tiga sekolah yang sudah diberikan bantuan. Di antaranya, SMP Nurul Jannah Kradenan, SD Islam Rahmania Purwodadi, dan TBM Rumah Baca Pintar Karangrayung.



Buku yang dibagikan merupakan buku hasil penyiangan. Penyiangan pada buku lama atau referensi yang sudah jarang dipakai tersebut dilakukan karena menumpuknya bantuan buku dan pembaruan koleksi.

Untuk itu, pihaknya berharap Perpusda bisa terus menebar nilai-nilai edukasi dengan menjadi pusat belajar bagi masyarakat. Sehingga bisa berperan dalam meningkatkan kecerdasan masyarakat. Bahkan dari pengadaan buku, mampu menaikkan jumlah pengunjung Perpusda secara fluktuatif setiap bulannya. ”Yang terpenting adanya Perpusda bisa menjadi tempat yang paling dicari pelajar, sehingga mampu mengangkat budaya literasi di Kabupaten Grobogan,” tegasnya. 

(ks/int/lil/top/JPR)